
Wagub Jatim Sebut Sensus Ekonomi 2026 Bakal Jadi Landasan Kebijakan

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, turut mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026. Emil menerima pendataan langsung dari dua petugas sensus, di kediaman pada Senin (6/7/2026).
Wagub Emil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam mensukseskan sensus ekonomi. Data yang diperoleh, menjadi salah satu unsur dalam menentukan arah kebijakan pemerintah, khususnya penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
"Sehingga kita bisa betul-betul memperoleh gambaran yang akan menjadi landasan dari perumusan kebijakan untuk seluruh instansi pemerintah," ujarnya.
Emil mengatakan, petugas sensus akan memberikan pertanyaan yang bertujuan untuk mendata kondisi ekonomi. Seperti mencakup apa yang dimiliki, hingga bagaimana kondisi ekonomi yang berkaitan dengan pendapatan.
"Nah, saya tahu bahwa memang tentu ini bukan hal yang mudah untuk bisa memperoleh data itu, tetapi kami mohon kerja sama dari segenap warga di Jawa Timur karena pendataan ini penting untuk kebijakan yang disusun pemerintah lebih berbasis data," pintanya.
Tanpa kebijakan yang berbasis data, lanjut Emil, Pemerintah, akan kesulitan untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Sejauh 20 hari ini, sedikitnya 23 persen keluarga di Jatim telah dilakukan sensus.
"Kata kuncinya adalah partisipasi warga dalam memberikan informasi ini. Itu artinya juga sudah berpartisipasi untuk pembangunan di Indonesia," ujar Emil.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Herum Fajarwati menuturkan, Jawa Timur menjadi tolok ukur keberhasilan secara nasional. Salah satu alasannya adalah, karena ekonomi Jawa Timur ini tertinggi nomor 2 setelah DKI Jakarta.
"Petugas yang kami kerahkan untuk Jawa Timur ini cukup banyak, nanti akan merekam kondisi sosial ekonomi masyarakat. Karena memang pemerintah harus punya database kondisi sosial ekonomi masyarakat," katanya.
Oleh karena itu, Herum meminta agar seluruh masyarakat terdata melalui sensus ekonomi. Selain itu, sensus ekonomi juga bertujuan untuk menghasilkan gambaran ekonomi secara menyeluruh.
"Yang akan menggambarkan peta perekonomian dari setiap wilayah, struktur ekonominya, juga menggambarkan daya saing ekonomi dari setiap wilayah," ucapnya.(joe)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



