VOICE Indonesia
Ekonomi

Tak Sekadar Bangun Fisik, Infrastruktur Diarahkan Dongkrak Ekonomi Nasional

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co
Tak Sekadar Bangun Fisik, Infrastruktur Diarahkan Dongkrak Ekonomi Nasional
Tak Sekadar Bangun Fisik, Infrastruktur Diarahkan Dongkrak Ekonomi Nasional
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan arah pembangunan infrastruktur ke depan akan difokuskan pada peningkatan produktivitas serta dampak nyata terhadap perekonomian nasional. Hal ini disampaikan dalam Konsultasi Regional (Konreg) Program Infrastruktur PU Tahun Anggaran 2027. Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. “Melanjutkan dukungan infrastruktur untuk swasembada pangan, energi, dan air yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya dukung lingkungan sesuai dengan Asta Cita melalui strategi Tri Asa Pembangunan PU608,” kata Menteri Dody saat pembukaan Konsultasi Regional Kementerian PU Tahun 2027 di Auditorium Kementerian PU, Kamis (2/4/2026). Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dalam kerangka kebijakan nasional Asta Cita. Dody juga menambahkan, Kementerian PU telah menetapkan parameter yang jelas untuk mengukur kontribusi pembangunan infrastruktur terhadap kinerja ekonomi nasional. “Dalam memenuhi target Asta Cita Bapak Presiden, Kementerian PU berkomitmen menjalankan program strategis yang kita kenal sebagai PU608 dengan tiga catatan utama, yaitu efisiensi investasi dengan target ICOR di bawah 6, pengetasan kemiskinan menuju 5 persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada tahun 2029," ujar Dody. "Ini menjadi parameter utama dalam memastikan pembangunan infrastruktur berkontribusi langsung terhadap kinerja ekonomi nasional,” lanjutnya. Sejalan dengan arah tersebut, pada Tahun Anggaran 2026 Kementerian PU mengelola anggaran sebesar Rp118,5 triliun, yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur sumber daya air, konektivitas, serta layanan dasar permukiman sebagai fondasi pertumbuhan. Sementara itu, untuk Tahun Anggaran 2027, pembangunan infrastruktur PU diarahkan pada penguatan swasembada pangan dan air melalui peningkatan kapasitas tampungan air dan keandalan irigasi, penguatan konektivitas untuk mendukung sistem logistik nasional, serta peningkatan kualitas layanan dasar seperti air minum, sanitasi, dan pengelolaan sampah. Pendekatan tersebut diperkuat dengan target pembangunan yang lebih terukur, antara lain peningkatan kapasitas tampungan air hingga sekitar 58,84 m³ per kapita, peningkatan keandalan irigasi menjadi 27%, serta penurunan waktu tempuh pada lintas utama jalan nasional menjadi sekitar 1,8 jam per 100 kilometer. Di sektor permukiman, akses air minum aman ditargetkan mencapai 33,46%, sanitasi aman sekitar 10,8%, serta peningkatan pengelolaan sampah hingga 24,5%. Untuk memastikan pencapaian target tersebut, Kementerian PU menetapkan tiga strategi utama, yaitu melanjutkan dukungan infrastruktur untuk swasembada pangan, energi, dan air melalui strategi Tri Asa Pembangunan PU608, meningkatkan efisiensi belanja infrastruktur serta mendorong skema pembiayaan inovatif, serta memperkuat sinergi lintas sektor melalui pendekatan hexahelix. Melalui Konsultasi Regional ini, Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terbangun, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Asta cita#Ekonomi Nasional#Infrastruktur#Kementerian PU
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.