VOICE Indonesia
Ekonomi

Thailand Jadi Pasar Utama Produk Ekraf RI Sepanjang 2025

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Thailand Jadi Pasar Utama Produk Ekraf RI Sepanjang 2025
Thailand Jadi Pasar Utama Produk Ekraf RI Sepanjang 2025
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Nilai perdagangan Indonesia dengan Thailand di sektor ekonomi kreatif selama Januari-November 2025 mencapai 1,54 miliar dolar AS. Angka ini mencakup produk kuliner, penerbitan, kriya, dan fesyen yang diperdagangkan kedua negara. Direktur Kajian dan Manajemen Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Agus Syarip Hidayat mengungkapkan Thailand merupakan salah satu tujuan utama ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia. Besarnya nilai perdagangan menunjukkan potensi besar kerja sama kedua negara di sektor ini. Perwakilan pemerintah Indonesia dan Thailand menyepakati pembaruan nota kesepahaman kerja sama di bidang industri kreatif yang ditandatangani pada 2019 dan berakhir pada 2025. Pembaruan dilakukan agar lebih relevan dengan perkembangan industri saat ini. "Thailand merupakan salah satu tujuan utama ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia. Hal ini menunjukkan besarnya potensi kerja sama kedua negara," kata Agus dalam pertemuan di Jakarta, Jumat (13/2/2026). Lingkup nota kesepahaman kerja sama mencakup pertukaran kebijakan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital. Seiring perkembangan industri kreatif global, kedua negara memandang perlu adanya pembaruan dan penguatan implementasi kerja sama.

Baca Juga : Kemenekraf dan KPI Sepakat Dorong Revisi UU Penyiaran untuk Hadapi Era Digital Agus menyampaikan usaha ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan budaya dan potensi daerah. Pemerintah mendorong penguatan ekosistem kreatif melalui pendekatan kolaborasi hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan lembaga pembiayaan. "Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperbarui dan mengalibrasi kembali kolaborasi agar tercipta kemitraan yang lebih kuat," katanya. Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Jakarta Hathaichanok Frumau menyampaikan sektor ekonomi kreatif merupakan sektor strategis bagi pertumbuhan ekonomi. Kerja sama antara Thailand dan Indonesia perlu diperbarui dan diaktifkan kembali sesuai perkembangan industri saat ini. "Ekonomi kreatif merupakan sektor penting bagi pertumbuhan ekonomi kami," katanya. Pertemuan juga membahas peluang kolaborasi konkret melalui partisipasi Indonesia dalam ajang Grand Halal Bangkok, pengembangan kerja sama perfilman melalui Thai–Indonesian Film Festival, serta kolaborasi industri gim melalui Gamescom Asia x Thailand Game Show. Indonesia mengundang Thailand untuk berpartisipasi dalam ajang World Conference on Creative Economy yang akan diselenggarakan tahun ini. Delegasi Thailand mengemukakan pentingnya peningkatan kerja sama investasi, pengembangan industri konten digital dan gim, serta penguatan posisi Indonesia dan Thailand sebagai pemain global dalam bidang ekonomi kreatif. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna

Baca Berita Lainnya di Google News Foto : Produk kriya anyaman Indonesia dipamerkan dalam sebuah pameran. (dok.Voiceindonesia.co/Ist)

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Kemenekraf#pasar utama Ekraf#Thailand
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.