
Buka Peluang Tembus Pasar Taiwan, KDEI gelar Business Matching Es Krim Indonesia

VOICEINDONESIA.CO, Taipei - Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei menggelar Business Matching untuk produk es krim Indonesia sebagai upaya untuk membawa produk es krim Indonesia tembus pasar Taiwan.
Business Matching tersebut mempertemukan importir Makanan Minuman Taiwan, Elom Group, dengan produsen es krim Indonesia AICE.
Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Arif Sulistiyo hadir membuka Busines Matching tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Terbitkan Perpres Tentang Tunjangan Kinerja Dosen
Elom Group, merupakan importir dan distributor produk makanan dan minuman ternama Taiwan yang fokus mempromosikan produk Asia Tenggara termasuk Indonesia di Taiwan mencari produk es krim Indonesia untuk dipasarkan di Taiwan melalui rantai perusahaan restoran all you can eat.
Bulan Juni-Juli di Taiwan memasuki musim panas, ini adalah waktu yang pas untuk menjajaki pemasaran produk-produk yang cocok dikonsumsi di musim panas termasuk produk es krim.
Produsen es krim yang sangat digemari di Indonesia, AICE, menawarkan beragam es krim dengan berbagai rasa favoritnya seperti mangga, cokelat, hingga rasa jagung.
Baca Juga: Kerja Sama KP2MI-Muhammadiyah: Dari Pelatihan hingga Pendampingan Purna Migran
Arif Sulistiyo yakin produk es krim Indonesia dengan kualitas premium dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Taiwan baik melalui convinience store ataupun restoran di Taiwan.
“Taiwan merupakan pangsa pasar yang menarik dan cukup besar. Dengan jumlah penduduk Taiwan lebih dari 23 juta jiwa dan 400 ribunya adalah Warga Negara Indonesia, es krim terbaik Indonesia akan menjadi pilihan baru bagi masyarakat Taiwan yang sangat gemar dengan es krim” kata Arif Sulistiyo.
KDEI Taipei akan menindaklanjuti dan memfasilitasi permintaan produk es krim tersebut agar segera dapat masuk ke pasar Taiwan.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



