
Danantara Terbitkan Surat Utang Senilai Rp7 Triliun

Baca Juga : Danantara Investasi Rp 110 Triliun, Serap 6.000 Tenaga Kerja "Serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," ujarnya. Distribusi efek secara elektronik dijadwalkan pada 17 Maret 2026, dengan tanggal pembayaran bunga pertama pada 17 Maret 2027. Dalam penerbitan ini, PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai Penata Laksana Penerbitan dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Agen Pemantau. "Memperhatikan tingginya minat investor terhadap Patriot Bonds yang diterbitkan pada September 2025, Danantara Indonesia akan terus mengakomodasi minat calon investor," katanya. Sebelumnya, Danantara telah menerbitkan surat utang bertipe MTN dengan total nilai Rp61,3 triliun pada 2025 yang terbagi dalam dua tahap. Penerbitan tahap I seri A senilai Rp25 triliun dengan kupon 2 persen jatuh tempo pada 22 Oktober 2033, sementara tahap II seri A senilai Rp9,8 triliun jatuh tempo pada 13 Desember 2030. Pada tahap I seri B, Danantara menawarkan Rp25 triliun dengan bunga 2 persen jatuh tempo pada 21 Oktober 2032. Tahap II seri B senilai Rp1,57 triliun dengan bunga 2 persen jatuh tempo pada 12 Desember 2032. Surat utang tersebut ditawarkan melalui skema private placement kepada konglomerat di Tanah Air untuk mendukung investasi dalam dan luar negeri. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



