
Dua Tanker Pertamina Belum Bisa Pulang, Risiko Perang Tak Dijamin Asuransi

Baca Juga : Dua Kapal RI Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Genjot Diplomasi "Kami selalu berkoordinasi dengan Pertamina kondisi situasinya seperti apa. Semoga ini bisa cepat kembali," ujar Adi dalam keterangan resmi di Jakarta. Adi mengakui eskalasi perang di Timur Tengah memaksa pihaknya menaikkan premi asuransi untuk kapal-kapal yang melintas di kawasan tersebut meski ia menegaskan dukungan penuh kepada pemerintah untuk membebaskan kedua kapal. "Untuk perang ini pasti ada sedikit peningkatan risiko jadi ada sedikit penambahan premi. Kami benar-benar support pemerintah full effort untuk membawa kapal tersebut kembali ke Indonesia," ucap Adi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebut pemerintah masih terus membangun komunikasi dengan pihak terkait dan berharap jeda gencatan senjata dua pekan yang berlaku saat ini bisa dimanfaatkan untuk menemukan jalan keluar bagi kedua kapal. "Dengan adanya jeda dua minggu dari eskalasi di Timur Tengah mudah-mudahan bisa cepat selesai," kata Bahlil di Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



