
KDEI Taipei Ajak Eksportir RI Serbu Pasar Taiwan Lewat Kargo Udara

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mendorong eksportir nasional memanfaatkan penerbangan carter TransNusa rute Taipei-Manado untuk pengiriman kargo udara ke Taiwan. Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo menilai rute ini membuka peluang logistik yang lebih cepat dan efisien bagi pelaku usaha Indonesia.
Arif mengungkapkan penerbangan langsung ini tidak hanya memberikan efek pengganda bagi sektor pariwisata dan ekonomi Indonesia Timur. Kehadiran rute carter yang rutin dapat menciptakan alternatif pengiriman produk unggulan seperti hasil perikanan, produk pertanian segar, hingga produk UMKM bernilai tambah tinggi.
"KDEI Taipei mendorong terciptanya lebih banyak aktivitas yang menghubungkan Indonesia dengan pasar Taiwan," kata Arif dalam keterangan resmi Kemendag di Jakarta, Senin (16/2/2026). Menurutnya, dengan konektivitas udara langsung antara Bandara Internasional Taoyuan dan Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado, pelaku usaha berpotensi mengirimkan produk dengan waktu tempuh lebih singkat.
Skema ini dinilai strategis untuk komoditas yang membutuhkan distribusi cepat dan menjaga kualitas produk. Realisasi rute Taipei-Manado merupakan hasil fasilitasi selama satu tahun oleh KDEI Taipei sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas perdagangan Indonesia-Taiwan. Penerbangan carter perdana ini dilepas pada Sabtu (14/2) di Bandara Internasional Taoyuan, Taipe. Penerbangan perdana tersebut mengangkut 134 wisatawan asal Taiwan ke Manado. Layanan carter ini terwujud melalui kerja sama TransNusa, Cocos Tour, Chan Sheng International Travel Service Co., Ltd, Kementerian Pariwisata RI, dan KDEI Taipei.
Baca Juga : 3 Ribu WNI Lakukan Asesmen Sebelum Pulang Dari Kamboja, Ini Hasilnya
"Kami harap eksportir Indonesia ke Taiwan juga dapat memanfaatkan rute ini kelak. Misalnya, penerbangan yang rutin dapat menciptakan alternatif pengiriman ke Taiwan memanfaatkan kargo udara," katanya. Maskapai mengoperasikan pesawat Airbus A320 untuk tiga jadwal penerbangan, yakni 14, 18, dan 22 Februari 2026.
Tren kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia juga menunjukkan peningkatan sepanjang 2025 dengan jumlah wisatawan Taiwan tercatat 204.704 orang atau naik 11,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Konsistensi Taiwan di peringkat 20 besar negara asal wisatawan mancanegara memperkuat potensi hubungan ekonomi kedua pihak. Dengan kombinasi pertumbuhan wisata dan konektivitas logistik, penerbangan carter Taipei-Manado diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan ekspor nasional ke pasar Taiwan. (Sin/Ah)
Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber
Baca Berita Lainnya di Google News
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



