VOICE Indonesia
Ekonomi

Kemenperin Dorong RI Jadi Pusat Produksi Industri Furnitur Global

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Kemenperin Dorong RI Jadi Pusat Produksi Industri Furnitur Global
Kemenperin Dorong RI Jadi Pusat Produksi Industri Furnitur Global
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan Indonesia menjadi hub-produksi manufaktur furnitur global melalui penguatan hilirisasi kayu berkelanjutan. Strategi ini difokuskan pada peningkatan daya saing industri nasional yang mampu bersaing dalam aspek desain dan keberlanjutan. Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan industri furnitur merupakan model hilirisasi kayu yang krusial karena bersifat padat karya dan mampu menciptakan nilai tambah. Sektor ini menyerap ratusan ribu tenaga kerja dan terhubung langsung dengan pasar global senilai lebih dari 736,21 miliar dolar AS. "Dalam lima tahun ke depan, Indonesia diproyeksikan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mampu memimpin dalam aspek desain dan keberlanjutan," kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Kinerja sektor furnitur bahkan mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan industri pengolahan pada 2025 tercatat 5,30 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen. Capaian ini merupakan momentum bersejarah karena pertumbuhan industri kembali berada di atas pertumbuhan ekonomi setelah 14 tahun. Kinerja positif tercermin dari kontribusi industri pengolahan terhadap PDB nasional yang mencapai 19,07 persen pada 2025. Secara global, posisi manufaktur Indonesia semakin kuat dengan nilai Manufacturing Value Added (MVA) mencapai 265,07 miliar dolar AS, menempatkan Indonesia di peringkat ke-13 dunia dan posisi pertama di kawasan ASEAN. Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menegaskan industri furnitur merupakan sektor manufaktur strategis yang menjadi pilar hilirisasi berbasis sumber daya alam. Pemerintah berkomitmen mendorong transformasi industri furnitur menjadi pusat manufaktur global berbasis desain dan keberlanjutan.

Baca Juga : Kerja Sama Industri Kayu Indonesia – Amerika Tidak Terpengaruh Dinamika Kesepakatan Dagang "Sektor ini juga menyerap ratusan ribu tenaga kerja dan terhubung langsung dengan pasar global yang nilainya mencapai lebih dari 736,21 miliar dolar AS," katanya. Sektor industri furnitur nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penurunan ekspor sebesar 3 persen pada 2025 menjadi 1,85 miliar dolar AS, serta kenaikan impor sebesar 6 persen menjadi 0,82 miliar dolar AS. Tantangan juga datang dari kondisi geopolitik yang memengaruhi logistik global serta regulasi lingkungan internasional seperti EUDR. "Kami berkomitmen mendorong transformasi industri furnitur tidak hanya sekadar produsen namun juga menjadi pusat manufaktur global yang berbasis desain dan keberlanjutan," kata Putu saat membuka Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 di Tangerang, Banten, Kamis (5/3/2026). Indonesia dinilai memiliki modal kuat melalui Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) agar produk furnitur nasional tetap bertanggung jawab dan berkelanjutan. Untuk meningkatkan produktivitas, Kemenperin menjalankan Program Restrukturisasi Mesin/Peralatan Industri Pengolahan Kayu yang telah memfasilitasi 35 perusahaan dengan total nilai reimbursement mencapai Rp26,1 miliar. Program tersebut terbukti meningkatkan efisiensi produksi sebesar 10,70 persen, mutu produk sebesar 36,28 persen, serta produktivitas hingga 32,65 persen. Kemenperin terus mendorong peningkatan kapasitas industri furnitur nasional agar mampu bersaing di pasar global. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Indonesia pusat produksi#Kemenprin#produksi furnitur global
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.