
Pemerintah Janjikan Kompensasi ke Pertamina Karena Tidak Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

Baca Juga : Tambahan Subsidi BBM Capai Rp100 Triliun Dengan asumsi harga minyak bertahan di kisaran US$ 100 per barel sepanjang 2026, pemerintah akan menambah anggaran subsidi sebesar Rp 90-100 triliun. Namun angka ini masih bersifat sementara karena masih harus dihitung kembali dan belum termasuk kompensasi. "Yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan 70% terus-terusan. Jadi keuangan Pertamina juga amat baik," ucapnya. Purbaya menegaskan untuk sementara Pertamina dapat menyerap beban harga BBM yang tidak naik tersebut. Namun pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif jika kondisi terus memburuk. "Jadi untuk absorb itu untuk jangka waktu pendek nggak masalah," katanya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



