
Pemerintah Seleksi KEK yang Berdampak Pada Ekonomi Nasional

Baca Juga : Airlangga Tegaskan Program Stimulus Ekonomi Tetap Dilanjutkan "Pak Presiden Prabowo pernah mengatakan bahwa kita perlu fine tuning KEK-KEK yang sudah ada dengan fasilitasnya," katanya menjelaskan. Airlangga mencontohkan kebutuhan pusat data dalam era kecerdasan artifisial dan quantum computing seperti sekarang ini. Terdapat dua lokasi KEK yang dapat menjadi landing point dalam pembangunan data center di Indonesia yaitu Batam dan Bitung. Menko Perekonomian meminta Badan Usaha Pengelola Pelabuhan terus memonitor perkembangan investasi di KEK. Hal ini penting mengingat arahan Presiden untuk melakukan fine tuning terhadap KEK yang sudah ada agar dapat beroperasi optimal. "Jadi data center ini adalah salah satu peluang. Oleh karena itu, kami minta kepada BUPP untuk terus memonitor," ujarnya. Pada 23 April lalu, Kemenko Perekonomian telah melaksanakan High-Level Roundtable Discussion Link and Match Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja di KEK bersama Menteri Ketenagakerjaan. Setiap BUPP didorong mengoptimalkan kerja sama dalam mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja di masing-masing KEK. Airlangga menekankan pentingnya upaya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, serta penyederhanaan dan percepatan perizinan berusaha. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan daya tarik investasi yang masuk ke KEK dan mempercepat realisasi proyek-proyek yang sudah direncanakan. "Setiap kementerian/lembaga diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan potensi investasi yang masuk ke KEK," katanya. Airlangga juga menekankan perlunya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah di sekitar KEK. Upaya ini dilakukan melalui penyederhanaan dan percepatan perizinan berusaha agar investor dapat segera memulai operasional mereka. "Melalui upaya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, serta penyederhanaan dan percepatan perizinan berusaha," tegasnya. Airlangga berharap hasil Rapat Kerja Nasional KEK yang berlangsung dalam dua hari dapat menuntaskan upaya debottlenecking berbagai isu yang dihadapi. Dengan demikian, pelaksanaan program dan kegiatan usaha di KEK dapat berjalan lebih optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



