
Prabowo Minta Jajaran Pemerintah Hingga Masyarakat Berhemat Hadapi Dampak Perang Iran -AS

Baca Juga : Bahlil : Pemerintah Minta Bantuan Masyarakat Hadapi Dampak Perang di Timur Tengah "Krisis, kesulitan, tantangan, hambatan adalah peluang membuat kita harus bekerja lebih baik, harus bekerja lebih efisien," ujarnya. Prabowo menegaskan meski stok BBM aman, pemerintah tetap harus bekerja dan waspada menghadapi dinamika krisis energi global. Kondisi aman hanya periode tertentu dan pemerintah harus terus melakukan penghematan karena langkah ini benar dan baik untuk bangsa. "Pak Bahlil bilang aman, jadi tenang. Aman tidak berarti kita tenang-tenang, kita santai-santai, tidak," katanya. Presiden mencontohkan sikap bangsa Indonesia yang menurutnya terlalu santai karena terlalu banyak diberikan kekayaan alam. Dia meminta perubahan sikap dari "kumaha engke" atau "bagaimana nanti" menjadi lebih proaktif dan waspada dalam menghadapi setiap tantangan. Prabowo menekankan pentingnya menggunakan krisis sebagai momentum untuk memperbaiki cara kerja pemerintah. Dia meminta seluruh jajaran kabinet meningkatkan kewaspadaan dan efisiensi dalam menjalankan tugas masing-masing di tengah ketidakpastian global. "Kita bekerja kita waspada," pungkasnya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



