
Imigrasi gabung kepolisian dalam operasi lalu lintas WNA di Bali

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi bergabung dengan kepolisian mengikuti operasi lalu lintas di Bali yang salah satunya untuk mendukung tertib lalu lintas warga negara asing (WNA) di Pulau Dewata.
“Bagi warga negara asing yang kena tilang, artinya melanggar undang-undang yang berlaku di Indonesia, maka kami akan berikan tindakan administratif keimigrasian,” kata Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Saffar Muhammad Godam di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.
Tindakan administratif keimigrasian kepada WNA yang melanggar lalu lintas, kata dia, diberikan agar ada efek jera dan mematuhi aturan lalu lintas di Indonesia.
Untuk WNA yang melanggar lalu lintas, imbuh dia, pihaknya sedang menggodok bentuk tindakan administratif keimigrasian yang berpeluang dijatuhkan. “Nanti kami rumuskan bersama, karena itu kami masih melakukan konsep apa semua ditindak administratif keimigrasian, apa dideportasi saja tanpa penangkalan atau deportasi dan penangkalan,” ujarnya.
Baca Juga : Imigrasi Tangkap 103 WNA diduga lakukan kejahatan siber di Bali
Dalam operasi lalu lintas itu, lanjut dia, rencananya juga diadakan operasi simpatik bersama Jasa Raharja, misalnya edukasi keselamatan lalu lintas dengan memberikan helm gratis kepada pengendara lalu lintas.
Sementara itu, dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian pada pasal 75 ayat 2 disebutkan tindakan administratif keimigrasian dapat berupa pencantuman dalam daftar pencegahan atau penangkalan, kemudian pembatasan, perubahan, atau pembatalan izin tinggal, larangan untuk berada di satu atau beberapa tempat tertentu di wilayah Indonesia.
Selain itu, tindakan administratif keimigrasian juga dapat berupa keharusan untuk bertempat tinggal di suatu tempat tertentu di wilayah Indonesia, pengenaan biaya beban dan atau deportasi dari wilayah Indonesia.
Provinsi Bali merupakan tujuan wisata dunia yang banyak dikunjungi warga negara asing dengan total kunjungan mencapai 5,2 juta orang pada 2023.
Belakangan banyak WNA di Bali yang melanggar aturan lalu lintas dan salah satu kejadian terakhir yakni seorang WNA asal Inggris, Damon Anthony Alexander Hills yang merampas truk dan mengendarai kendaraan ugal-ugalan kemudian menabrak pengendara lain dan merusak fasilitas umum pada Minggu (9/6).
Sementara itu, berdasarkan data Ditjen Imigrasi, sejak Januari-Juni 2024 sebanyak 1.836 warga negara asing dideportasi di seluruh Indonesia dan 56 orang WNA lainnya dikenakan pidana keimigrasian.
Di Bali, tercatat untuk sementara sebanyak 159 WNA dideportasi dari Bali selama Januari-Juni 2024 dan selama 2023, sebanyak 340 WNA dideportasi atau meningkat dibandingkan 2022 yang mencapai 188 WNA diusir dari Bali.
Ada pun pelanggaran yang dilakukan di antaranya melebihi masa tinggal, eks narapidana, pelanggaran adat hingga tidak menaati peraturan undang-undang. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga



Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13

Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
