
Mahfud MD Menduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Penenggelaman Kapal PMI di Malaysia

Yogyakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Ppolhukam), Mahfud MD mengungkap dugaan adanya unsur kesengajaan dalam tenggelamnya kapal pekerja migran Indonesia (PMI) di wilayah perairan Johor, Malaysia.
Dia membenarkan dugaan kasus penenggelaman itu berdasarkan laporan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
"Ya bisa jadi, bisa jadi. Banyak terjadi seperti itu," kata Mahfud di Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga, Sleman, Sabtu (1/4).
Oleh karena itu, Mahfud bakal meninjau langsung sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penenggelaman kapal PMI tersebut pada hari Rabu (5/4) mendatang.
"Hari Rabu depan saya akan ke tempat-tempat tertentu yang diduga banyak melakukan pelanggaran itu tindak pidana penjualan orang," ujarnya.
Baca juga: KBRI Luluskan 10.000 Pekerja Migran Ikuti Rekalibrasi di Malaysia
Namun dia belum memberikan keterangan secara rinci perihal kasus ini. Menurutnya, banyak modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terungkap belakangan ini.
"Tindak pidana yang juga jahat, di mana orang dikirim ke luar negeri lalu dijadikan budak-budak lalu ditenggelamkan. Kalau sakit, dilempar ke laut itu.Kasus seperti itu banyak di dunia ini," ucap dia.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini tengah memulai tindak kejahatan TPPO. Untuk itu dia akan menindak tegas para pelaku TPPO sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
"Indonesia mulai terjerat atau terjebak ke hal-hal seperti itu, di mana kejahatan perdagangan orang itu sudah mulai. Oleh sebab itu, ya kita tindak. Ada undang-undangnya." Ungkapnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga



Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13

Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
