9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Tiba di Bandara Soetta Lewat Jalur Khusus
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) turut ambil bagian dalam misi pemulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sempat ditahan otoritas militer Israel dengan memfasilitasi penyediaan jalur pemeriksaan khusus (special lane) di bandara.
Direktur Jenderal Imigrasi Kemenimipas, Hendarsam Marantoko, turun langsung ke lapangan untuk memimpin dan mengawal draf pengurusan (clearance) dokumen resmi keimigrasian sesaat setelah rombongan mendarat di Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
"Pihak Imigrasi turut hadir. Fokus peran kami saat itu adalah memberikan kemudahan proses clearance dokumen keimigrasian melalui penyediaan jalur khusus (special lane)," ujar Hendarsam di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Hendarsam menjelaskan, draf jalur khusus ini sengaja dipisahkan dari koridor pemeriksaan penumpang maskapai komersial lainnya.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati negara untuk memotong waktu antrean birokrasi, mengingat kesembilan WNI tersebut telah menjalani hari-hari yang melelahkan dan penuh tekanan psikologis selama masa penahanan di Israel dalam misi kemanusiaan menembus blokade Gaza.
Rombongan kemanusiaan yang terdiri dari tiga jurnalis nasional dan enam relawan kemanusiaan ini tiba di tanah air pada Minggu (24/5) sekitar pukul 16.00 WIB, dan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono.
Berdasarkan draf manifes resmi, ketiga jurnalis tersebut adalah Bambang Naroyo (Republika), Thoudy Badai Rifan Billah (Republika), dan Andre Prasetyo Nugroho (Tempo).
Sementara enam relawan di bawah bendera Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) meliputi Herman Budianto Sudarsono dan Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa), Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat), Asad Aras Muhammad (GPCI-Spirit of Aqso), Hendro Prasetyo (GPCI-Smart 171), serta Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI).
Keberhasilan evakuasi ini merupakan draf hasil dari operasi diplomasi berlapis yang digerakkan Kemnaker dan Kemlu RI melalui koordinasi lima perwakilan diplomatik strategis, yakni KBRI Ankara, KJRI Istanbul, KBRI Amman, KBRI Kairo, dan KBRI Roma.
Sebelumnya, kapal kemanusiaan internasional yang ditumpangi para relawan dihadang secara agresif oleh militer Israel di perairan Siprus, Mediterania Timur, pada 18 Mei 2026.
Mereka sempat dijebloskan ke ruang tahanan di Kota Ashdod, Israel, sebelum akhirnya berhasil dibebaskan pada 21 Mei 2026 dan dievakuasi ke Istanbul, Turki, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif sebelum diterbangkan ke Indonesia. (af)
Pilihan Redaksi
NasionalBegini Cara Pendaftaran Tahap II Pelatihan Vokasi Nasional 2026
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi merilis tata cara dan alur pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap II.
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

















