VOICE Indonesia
Internasional

PBB Desak AS-Iran Berdamai Dalam Perundingan di Islamabad

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
PBB Desak AS-Iran Berdamai Dalam Perundingan di Islamabad
PBB Desak AS-Iran Berdamai Dalam Perundingan di Islamabad
VOICEINDONESIA.CO, New York - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk beriktikad baik dalam pembicaraan mendatang serta mengupayakan perdamaian yang langgeng. Perundingan dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026) pagi waktu setempat, dengan dimediasi Pakistan. Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan Sekjen PBB menyambut baik pembicaraan AS-Iran yang dimediasi Pakistan. Guterres meminta para pihak memanfaatkan kesempatan diplomatik ini menuju kesepakatan yang langgeng dan komprehensif untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. "Dapat saya sampaikan bahwa Sekretaris Jenderal menyambut baik pembicaraan AS-Iran yang dimediasi Pakistan," kata Dujarric, Jumat (10/4/2026). Presiden AS Donald Trump pada Selasa malam menyatakan telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Iran juga setuju membuka Selat Hormuz yang selama ini ditutup dan mengganggu distribusi minyak serta gas global. Namun ketegangan kembali meningkat setelah Israel melancarkan gelombang serangan paling signifikan terhadap Lebanon pada Rabu. Trump mengatakan penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena faktor Hizbullah yang beroperasi di wilayah tersebut. "Dijadwalkan dimulai di Islamabad pada akhir pekan. Ia meminta para pihak memanfaatkan kesempatan diplomatik ini dengan iktikad baik," ujarnya.

Baca Juga : Dua Kapal RI Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Genjot Diplomasi Iran menilai serangan Israel ke Lebanon sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata dengan AS. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pembicaraan untuk mengakhiri konflik bergantung pada komitmen terhadap kewajiban gencatan senjata di semua lini, termasuk penghentian serangan ke Lebanon. Negosiasi AS-Iran untuk menyelesaikan konflik dijadwalkan berlangsung di Islamabad menjadi ujian penting bagi upaya perdamaian di Timur Tengah. Pakistan sebagai mediator diharapkan dapat memfasilitasi dialog yang konstruktif antara kedua negara yang berkonflik. "Menuju kesepakatan yang langgeng dan komprehensif," katanya. Sekjen PBB berharap perundingan ini dapat menghasilkan kesepakatan komprehensif yang tidak hanya menghentikan konflik AS-Iran, tetapi juga membawa stabilitas ke seluruh kawasan Timur Tengah. Guterres menekankan pentingnya komitmen semua pihak untuk menghormati kesepakatan yang akan dicapai. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#Konflik AS-Iran#PBB#perundingan AS-Iran
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.