
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tidak Akan Pernah Sama Lagi untuk Ameria dan Israel

Baca Juga : Ini Sederet Dampak Perang Iran-AS Bagi Dunia Usaha Pernyataan keras Iran itu muncul tepat setelah Trump kembali melontarkan ancaman baru yakni kemungkinan serangan AS terhadap pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka. Perang ini sendiri bermula sejak 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran yang memicu penutupan jalur vital tempat sekitar 20 persen minyak dan gas dunia melintas setiap harinya. Di sisi lain Oman mencoba memainkan peran mediasi dengan menggelar pembicaraan langsung bersama Iran untuk mencari jalan tengah pembukaan akses pelayaran di selat tersebut. Namun upaya itu mendapat hambatan dari dalam negeri Iran sendiri di mana anggota parlemen justru mengusulkan kebijakan yang semakin memperketat kontrol dengan mengenakan tarif dan pajak bagi kapal-kapal yang hendak melintas. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



