
Kapal Penangkap Ikan Kebakaran, 6 ABK Masih Dalam Tahap Pencarian

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Sebuah kapal penangkap ikan seberat 34 ton mengalami kebakaran di sebelah timur Pulau Hawangdo Buan,Korea Selatan pada pukul 08.40 Waktu Setempat, Kamis,(13/2/2025)
Dalam kebakaran tersebut 5 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan dan 6 ABK lainnya masih dalam pencarian.
Penjaga Pantai Gunsan mengatakan pihaknya sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di perairan terdekat, sehingga ada kemungkinan orang hilang tersebut ada di dalam kapal atau telah melarikan diri ke laut.
Baca Juga: Kunjungi ABK di Pelabuhan Wanli, Kepala KDEI Taipei Beri 6 Pesan
“Penjabat Presiden Choi Sang-mok juga memerintahkan semua kapal yang tersedia, termasuk kapal penangkap ikan dan kapal niaga, untuk dimobilisasi guna menyelamatkan orang, dan Kabupaten Buan juga mempertimbangkan untuk mengaktifkan kantor pusat keselamatan bencana,” dikutip dari laman JMBC, Kamis, (13/2/2025).
Kapal penangkap ikan yang dimaksud adalah kapal jenis perangkap seberat 34 ton yang berangkat dari Busan, dan dilaporkan membawa 11 orang di dalamnya.
Baca Juga: Soal Tren #KaburAjaDulu, KP2MI: Kita Bantu Tingkatkan Kapasitas Mereka
Kelima orang yang diselamatkan diangkut dengan helikopter ke Pelabuhan Gunsan dan Pelabuhan Gyeokpo, dan saat ini sedang dipindahkan ke rumah sakit di Gunsan dan Jeonju.
Hingga berita ini dimuat, tim jurnalis VOICEINDONESIA.CO masih mencari informasi dan Fakta-fakta terbaru. Apakah korban ABK tersebut ada yang berasal dari Indonesia atau warga lokal setempat.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



