
Lonjakan WNI Korban Scam di Kamboja Akhirnya Reda, Ini Penyebabnya

Ringkasan AI
Laju kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) korban sindikat penipuan daring atau online scam ke KBRI Phnom Penh mulai menunjukkan penurunan setelah lima hari berturut-turut mengalami lonjakan. Data KBRI menunjukkan pada 21 Januari 2026 terdapat tambahan 269 WNI, lebih rendah dibandingkan penambahan pada 20 Januari sebanyak 344 WNI dan 19 Januari sebanyak 520 WNI.
Powered by Ajakin.id — AI EnginePilihan Redaksi
ImigrasiDiduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTT
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga


Mayoritas Warga Kanada Dukung Stop Negosiasi Dagang dengan Amerika
25 Agustus 2026 pukul 16.43

Ketua Parlemen Iran: AS yang Harus Patuhi Kewajiban dalam MoU
25 Agustus 2026 pukul 10.59

Jadwal Event Terbaru
Agenda pameran, job fair, dan seminar pilihan
Punya acara dan ingin diliput VOICE? Kerja samanya gratis — barter promosi.
Ajukan Kerja SamaKomentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Pengamat Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kepentingan Politik
Hukum

414 Santri yang Diduga Keracunan MBG Dirawat di 6 Faskes Sidoarjo
Daerah

Ratusan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit Diduga Keracunan Menu MBG
Daerah

Komitmen Inovasi dan Keberlanjutan, DSLNG Sabet Tujuh Penghargaan EPSA 2026
Teknologi

Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
News
Editorial

Skandal SI Permit: Saat Negara Absen, Pekerja Migran Diperas hingga 145 Miliar

Risih Berita Viral, Pejabat Coba Pembungkaman Pers Terkait TPPO

Integrasi Data Real Time Perkuat Layanan Imigrasi

Asa Keadilan Bagi Korban Perdagangan Orang Mengambang

Menagih Transparansi Penanganan Kasus Perdagangan Orang di Batam
Liputan Khusus
Komentar Terbaru
Anehnya.., media bisa juga dikibulin padahal sudah jadi rahasia umum wkwk.. salam #86presisi
→ Polsek KKP Batam Bantah Isu Tebusan Kasus TPPO











