VOICE Indonesia
Internasional

Malaysia Gelar AFML ke-18 Perkuat Perlindungan Pekerja Migran di Kawasan

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Malaysia Gelar AFML ke-18 Perkuat Perlindungan Pekerja Migran di Kawasan
Malaysia Gelar AFML ke-18 Perkuat Perlindungan Pekerja Migran di Kawasan
VOICEINDONESIA.CO, Kuala Lumpur - Malaysia berhasil menyelenggarakan ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) ke-18 di Kuala Lumpur pada 9-10 September 2025. Forum yang diselenggarakan Kementerian Sumber Manusia (KESUMA) Malaysia ini membahas upaya memperkuat perlindungan dan mempromosikan kerja yang wajar bagi pekerja migran di seluruh kawasan. Ketua Setiausaha KESUMA, Datuk Azman Mohd Yusof meresmikan forum pada 9 September lalu yang menghimpunkan wakil dari negara anggota ASEAN, kelompok pekerja dan majikan, organisasi masyarakat sipil serta mitra kerja sama internasional. Pemerhati dari Australia, Kanada dan Switzerland turut bergabung sebagai mitra sponsor. "Pemerhati dari Australia, Kanada dan Switzerland turut menyertai forum ini sebagai rakan penaja, sekaligus mencerminkan sokongan kukuh masyarakat antarabangsa terhadap usaha ASEAN dalam hal ehwal migrasi buruh," menurut KESUMA dalam kenyataan semalam. Baca Juga: BP3MI Kalbar Ingatkan Anak Muda Waspadai Perekrutan Ilegal PMI Forum mengangkat tema "Mempercepatkan Tindakan ke Arah Matlamat Pembangunan Mampan (SDG) mengenai Migrasi Selamat dan Pekerjaan Wajar untuk Pekerja Migran di ASEAN". Acara ini mengakui peran penting pekerja migran dalam mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan. KESUMA melaporkan bahwa para peserta bertukar pandangan dan berbagi praktik terbaik terkait rekrutmen pekerja secara adil, perlindungan sosial, keselamatan dan kesehatan kerja, serta akses terhadap pengembangan keterampilan. Forum menghasilkan serangkaian rekomendasi untuk membimbing negara anggota ASEAN dalam memperkuat perlindungan hak pekerja migran melalui kerja sama yang lebih erat. Baca Juga: PMI Dijebak Sindikat Perdagangan Orang: Dijanjikan ke Malaysia, Berujung Jual Rumah untuk Tebusan di Dubai Rekomendasi utama mencakup penghapusan kerja paksa melalui penegakan hukum yang lebih tegas, pelaksanaan langkah perlindungan serta penyediaan saluran pengaduan yang mudah diakses. Forum juga merekomendasikan pengurangan biaya rekrutmen dan biaya terkait dengan mempromosikan transparansi serta praktik rekrutmen pekerja secara etis. Saran lain meliputi peningkatan standar keselamatan serta kesehatan kerja untuk pekerja migran dalam semua sektor. Forum juga menekankan perlunya memperluas akses terhadap dialog sosial, kebebasan berserikat dan negosiasi kolektif. Kementerian juga menekankan pentingnya memperkuat inklusi keuangan dan mengurangi biaya pengiriman uang melalui sistem transfer yang lebih aman dan terjangkau. Dalam kenyataannya, kementerian mencatat penghargaan kepada semua peserta dan mitra kerja sama atas kontribusi aktif mereka. Malaysia mengulangi komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan regional. Forum AFML berikutnya akan diselenggarakan Filipina pada 2026.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#AFML Ke-18#KESUMA#perlindungan pmi
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.