
Paparkan Sistem Peringatan Dini, Indonesia Ajak Kamboja Perkuat Ketangguhan Bencana

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menerima delegasi Pemerintah Kamboja dalam pertemuan antar-pemerintah di Jakarta, Selasa (5/8), guna memperkuat kerja sama penanggulangan bencana di kawasan Asia Tenggara.
Pertemuan ini membahas berbagi praktik baik dalam hal pembiayaan risiko bencana, penerapan asuransi bencana, hingga penguatan perlindungan sosial adaptif. Delegasi Indonesia memaparkan berbagai kebijakan inovatif yang telah dikembangkan dalam manajemen bencana nasional. Baca Juga: Judi Online Ancam Keuangan Nasional, Ini Alasannya “Kerja sama ini adalah simbol solidaritas antarbangsa. Kami berharap kolaborasi Indonesia dan Kamboja terus diperluas untuk menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks,” ujar Asisten Deputi Bidang Penanganan Bencana Kemenko PMK, Merry Efriana, di Jakarta, Rabu (6/8/2025). Ia menyatakan bahwa bencana alam adalah tantangan bersama di Asia Tenggara, termasuk bagi Indonesia dan Kamboja yang sama-sama rentan terhadap banjir, kekeringan, dan bencana hidrometeorologi. Indonesia, menurut Merry, telah mengintegrasikan pembiayaan risiko bencana ke dalam perencanaan pembangunan, mengembangkan skema asuransi dan dana kontinjensi, serta memperkuat perlindungan sosial adaptif bagi kelompok rentan. Baca Juga: Densus 88 Tangkap Dua ASN Diduga Terlibat Terorisme Khususnya, Indonesia menerapkan pendekatan antisipatif berbasis sistem peringatan dini, memanfaatkan teknologi dan data geospasial untuk pemantauan risiko secara real-time. “Tidak semua kebijakan Indonesia bisa diterapkan langsung di Kamboja, tetapi kami berharap pengalaman ini bisa jadi inspirasi dan memperluas peluang kerja sama bilateral,” ujarnya. Selain Kemenko PMK, sejumlah kementerian dan lembaga seperti BNPB, Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Kementerian Pertanian, KKP, PT Reasuransi Indonesia Utama, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Jasa Asuransi Indonesia turut memberikan paparan dalam pertemuan tersebut.Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



