
Rusia Sebut Kerja Sama Pariwisata dengan ASEAN Miliki Potensi Besar

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggera (ASEAN) dan Rusia perlu meningkatkan kerja sama dalam bidang pariwisata karena bidang tersebut memiliki potensi yang menjanjikan, kata Duta Besar Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov.
"Saya kira, ini (pariwisata) adalah salah satu bidang yang cukup menjanjikan," kata Evgeny Zagaynov.
Saat membuka pameran "5 tahun Kemitraan Strategis ASEAN-Rusia" di Jakarta, Jumat, 4 Oktober 2023, ia mengatakan bahwa kerja sama pariwisata antara ASEAN dan Rusia semakin penting.
Bahkan kedua pihak telah sepakat untuk meningkatkan dialog mereka mengenai pariwisata ke tingkat menteri pada tahun lalu.
Ia mengatakan negara-negara ASEAN menjadi tujuan populer bagi wisatawan Rusia, dan arus wisatawan ini terus meningkat.
Menurutnya, terdapat potensi pengembangan destinasi wisata baru di negara-negara ASEAN yang khusus disesuaikan dengan pasar Rusia.
Ia juga mengusulkan gagasan tur gabungan yang memungkinkan wisatawan Rusia mengunjungi beberapa negara ASEAN dalam satu perjalanan.
ASEAN terdiri dari 10 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Brunai Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam.
📖 Baca Juga ↗Kemlu Pastikan Bantuan dari Indonesia Sampai ke GazaDilansir dari ANTARA, Zagaynov mengatakan pemerintah Rusia telah meluncurkan proyek yang bertujuan untuk membantu operator-operator wisata dari ASEAN untuk bekerja sama dengan operator-operator wisata Rusia.
Proyek ini berfokus pada pemahaman peraturan, praktik-praktik atau budaya dan bahasa Rusia.
Negara-negara ASEAN menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan Rusia. Menurut data ASEAN, jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke negara-negara ASEAN pada 2022 mencapai 1,5 juta orang, meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya.
Jumlah ini masih jauh di bawah jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke negara-negara ASEAN pada 2019 atau sebelum pandemi COVID-19, yaitu 1,9 juta orang.
Negara-negara ASEAN yang paling populer bagi wisatawan Rusia, dengan 650 ribu kunjungan. Vietnam menempati urutan kedua dengan 450.000 kunjungan, diikuti oleh Indonesia dengan 300.000 kunjungan.
"Kami melihat lebih dari 100 ribu wisatawan mengunjungi Indonesia dalam 6 bulan terakhir," kata Zagaynov.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



