VOICEINDONESIA.CO, Hamilton – Presiden AS Donald Trump terang-terangan menyebut blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz sebagai operasi yang sangat menguntungkan. Ia mengakui Washington telah menyita kargo dan minyak Iran sebagai bagian dari blokade tersebut dalam sebuah acara di Florida, Jumat (1/5/2026).
Trump beralasam melakukan blokade lantaran Iran lebih dulu menggunakan Selat Hormuz sebagai senjata sehingga AS mengambil langkah balasan.
"Mereka menutupnya lalu saya menutupnya untuk kapal mereka," ujarnya.
Trump mengakui AS mengambil alih kargo dan minyak Iran dalam operasi tersebut dan menyebutnya sebagai keuntungan nyata bagi Amerika.
"Kami mengambil alih kargo. Mengambil alih minyak, bisnis yang sangat menguntungkan," kata Trump.
Terkait perundingan nuklir dengan Iran yang tengah berjalan Trump sempat meragukan apakah kesepakatan memang perlu dicapai namun kemudian mengakui situasi ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut tanpa penyelesaian.
"Sejujurnya mungkin lebih baik kita tidak membuat kesepakatan sama sekali," ujarnya.
AS memberlakukan blokade angkatan laut terhadap lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz sejak 13 April 2026. Konflik ini bermula dari serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari yang memicu penutupan Selat Hormuz oleh Teheran. Gencatan senjata dicapai pada 8 April melalui mediasi Pakistan namun perundingan di Islamabad pada 11 hingga 12 April tidak menghasilkan kesepakatan dan Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa batas waktu baru.
serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari yang memicu penutupan Selat Hormuz oleh Teheran. Gencatan senjata dicapai pada 8 April melalui mediasi Pakistan namun perundingan di Islamabad pada 11 hingga 12 April tidak menghasilkan kesepakatan dan Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa batas waktu baru.serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari yang memicu penutupan Selat Hormuz oleh Teheran. Gencatan senjata dicapai pada 8 April melalui mediasi Pakistan namun perundingan di Islamabad pada 11 hingga 12 April tidak menghasilkan kesepakatan dan Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa batas waktu baru.serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari yang memicu penutupan Selat Hormuz oleh Teheran. Gencatan senjata dicapai pada 8 April melalui mediasi Pakistan namun perundingan di Islamabad pada 11 hingga 12 April tidak menghasilkan kesepakatan dan Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata secara sepihak tanpa batas waktu baru.


























