
100 Ribu Pemagang Siap Kerja Jadi Target Kemnaker di Program Nasional 2026

Baca Juga : Tanpa Batas Kelulusan, Kemnaker Perluas Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Kehadiran Menaker di ruang seni itu sekaligus membuka perspektif baru tentang potensi industri kreatif sebagai ladang kerja yang menjanjikan bagi generasi muda. Yassierli menilai magang di sektor ini memberikan warna berbeda dibanding sektor industri konvensional. "Kita melihat perspektif yang berbeda terkait industri usaha kreatif," tegasnya. Antusiasme peserta dinilai cukup menggembirakan mengingat ini merupakan pelaksanaan perdana program tersebut. Tahun lalu program ini berhasil menjangkau sekitar 100 ribu peserta dari berbagai daerah dan sektor industri di seluruh Indonesia dan angka itu diharapkan terus bertambah pada pelaksanaan berikutnya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



