VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Kejar Target Penempatan PMI 2026, BP3MI Kepri Gandeng 17 SMK

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Kejar Target Penempatan PMI 2026, BP3MI Kepri Gandeng 17 SMK
Kejar Target Penempatan PMI 2026, BP3MI Kepri Gandeng 17 SMK
VOICEINDONESIA.CO, Batam - Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Kepulauan Riau (BP3MI Kepri) menggandeng 17 SMK guna memetakan lulusan yang siap bekerja di luar negeri secara legal. Langkah ini diambil untuk mendukung target nasional penempatan 500 ribu pekerja migran pada tahun 2026. Kepala BP3MI Kepri, Imam Riyadi mengungkapkan target nasional tahun 2026 meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 420 ribu orang. Dari total 500 ribu target tersebut, sebanyak 300 ribu diperuntukkan bagi lulusan SMA dan SMK sederajat, sementara 200 ribu untuk tenaga profesional lulusan sekolah tinggi vokasi. "Di tahun 2026 ini terjadi perubahan target, dimana target mungkin bertambah kurang lebih 500 ribu secara nasional," ujar Imam di Batam, Minggu (11/1/2026). Imam menjelaskan pada tahun 2025, Kepri mendapat target penempatan 1.895 orang namun berhasil merealisasikan lebih tinggi yakni 2.306 orang pekerja migran yang bekerja di luar negeri. Keberhasilan ini menjadi modal untuk menargetkan pencapaian lebih tinggi di tahun 2026. BP3MI Kepri telah melakukan evaluasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk mewujudkan target tersebut. Pihaknya juga merencanakan rapat koordinasi lintas sektoral karena target ini bukan hanya tugas BP3MI semata. "Rencananya kami di tahun 2026 ini mempersiapkan rapat koordinasi dengan lintas sektoral dalam memberangkatkan para pekerja migran di Kepri. Karena target ini bukan hanya tugas BP3MI, tapi tugas bersama," tegasnya. Baca Juga : KJRI: 9 WNI Meninggal, 22 Masih Hilang dalam Musibah Kebakaran Wang Fuk Court Untuk memenuhi target penempatan pekerja di luar negeri tahun 2026, BP3MI Kepri melakukan optimalisasi dan pemetaan calon PMI yang ada di Kepri, khususnya lulusan SMK. Pihaknya sudah menyiapkan MoU dengan 17 SMK di Kepulauan Riau. BP3MI Kepri juga melaksanakan program go global dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dimana lulusan SMA di Kepri disiapkan untuk bekerja dan bersaing baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Sepanjang 2025, BP3MI Kepri telah memberangkatkan 2.306 pekerja migran Indonesia ke luar negeri. Jenis pekerja yang banyak terserap adalah bidang pengelasan (welder), disusul anak buah kapal, dan pekerja pipa (fitter). (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : PR Sistemik: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi Total

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#BP3MI#Penempatan PMI 2026#PMI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.