
Abdul Kadir Karding Dibantu Dua Wakil di Kabinet Merah Putih Prabowo

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Prabowo Subianto memilih Abdul Kadir Karding dalam kabinetnya untuk menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dalam hal tersebut, Abdul Kadir Karding akan dibantu oleh dua wakil menteri yaitu Christina Aryani dan Dzulfikar Ahmadi Tawalla.
Berikut latar belakang dan profil dari dua Wakil Menteri Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kabinet Mera Putih Prabowo Subianto.
Christina Aryani
Christina Aryani merupakan anggota Komisi I dan anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Golkar.
Wanita yang lahir di Jakarta pada 17 Juli 1975 juga dipercaya sebagai salah satu ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Ketua Perwakilan Partai Golkar Luar Negeri, Hakim Mahkamah Partai, dan Dewan Pengawas Golkar Institute.
Sebelum terjun ke dunia politik, Christina juga berkarier secara profesional sebagai legal counsel, dosen fakultas hukum dan executive director diberbagai perusahaan swasta.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tekan Pentingnya Swasembada Pangan dan Energi
Pemegang gelar doktor Ilmu Hukum dari Universitas Indonesia (UI) tercatat pernah menjabat sebagai Chief Administrative Officer PT Jakarta Monorail pada 2014. Kemudian Director PT Hermawan Juniarto Officer PT China Communications Construction Indonesia 2016.
Namun pada 2006, Christina memutuskan untuk bergabung dengan Partai Golkar dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Gerakan Perempuan MKGR pada 2006-2019.
Kemudian ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG) periode 2017-2019.
Christina kemudian dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar untuk periode 2018-2019.
Baca Juga: Prabowo Tunjuk Abdul Kadir Karding Jadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Dzulfikar Ahmadi Tawalla
Dzulfikar Ahmadi Tawalla merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah periode 2023-2027.
Dzulfikar juga merupakan putra dari KH Ahmad Tawalla, seorang ulama terkenal yang aktif di Muhammadiyah.
Berlatar pendidikan dengan rgelar magister komunikasi dari Stikom Interstudi Jakarta, Dzulfikar Ahmadi Tawalla lahir di Sungguminasa, Gowa Sulawesi Selatan pada 28 April 1987. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan periode 2008-2010.
Dzulfikar Tawalla juga pernah memimpin bidang Pemuda di Perhimpunan Nelayan Tradisional Indonesia pada 2012-2013.
Ia juga pernah menjabat sebagai sekretaris jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dari 2018 hingga 2022.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



