
APJATI siap dukung program ketenagakerjaan Prabowo-Gibran

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) menyatakan siap mendukung program-program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terutama program terkait ketenagakerjaan dan pekerja migran Indonesia.
"APJATI akan mendukung penuh program-program pemerintah, khususnya dalam Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang dipimpin oleh Abdul Kadir Karding dan Kementerian Ketenagakerjaan," kata Ketua Umum APJATI Ayub Basalamah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Sebagai asosiasi tertua dan terbesar dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia, APJATI optimistis program-program pemerintah yang baru di bawah pimpinan Prabowo-Gibran itu dapat lebih baik dari pemerintah sebelumnya.
Ia menyampaikan selamat dari APJATI atas pelantikan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2024–2029. "Selamat dan sukses atas dilantiknya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta seluruh jajaran Kabinet Indonesia Maju menuju Indonesia Emas," katanya.
Baca Juga : Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Resmi Dilantik Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI
Ia menyampaikan selamat kepada para menteri yang terpilih terkait bidang ketenagakerjaan, yakni Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.
Menurutnya, kedua sosok itu merupakan sosok yang tepat dan berkarisma untuk memimpin dan membenahi tata kelola penempatan PMI menjadi lebih bermartabat menuju Indonesia Emas.
Ucapan selamat juga disampaikan kepada Dzulfikar Ahmad Tawalla dan Christina Aryani sebagai Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.
Ia berharap, para menteri dan wakil menteri itu dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. "Semoga semua dapat mengemban amanah dengan baik dan APJATI akan bersinergi dengan Kementerian PPMI dan Kemnaker untuk membuka penempatan seluas-luasnya di luar negeri yang berbasis kompetensi," ujar dia.
Dia berharap pula menteri-menteri itu dapat berperan aktif dalam peningkatan pelayanan terhadap PMI agar perlindungan terhadap PMI menjadi maksimal mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja di luar negeri. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



