
Arif Sulistiyo Imbau Caregiver Tidak Meninggalkan Pasien Yang Dijaga

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, menghadiri Tabligh Akbar yang digelar di Zhunan yang dihadiri ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI), di Miaoli, Minggu, (23/2/2025).
Dalam egiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Mushola Nurul Iman Zhunan dalam rangka memperingati hari lahir ke-4 mushola tersebut, Kepala KDEI menyampaikan imbauan penting kepada para PMI, khususnya bagi mereka yang bekerja sebagai caregiver.
Ia menekankan agar para caregiver menjaga pasien yang mereka rawat layaknya menjaga anggota keluarga sendiri.
"Bagi rekan-rekan caregiver atau penjaga orang sakit, agar memperhatikan jangan sampai meninggalkan atau menelantarkan pasien yang dijaga, ama dan akongnya agar dijaga dengan baik seperti menjaga keluarga sendiri. Sebab banyak yang bermasalah dituntut balik karena menelantarkan pasien. Kiranya dapat menjadi perhatian," tegas Arif.
Baca Juga: KDEI Taipei Minta ABK Tidak Takut Lapor Permasalahan
Ia juga mengingatkan para PMI untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku di Taiwan, tidak terlibat dalam praktik ilegal seperti jual beli kartu ATM dan buku rekening, serta waspada terhadap berbagai modus penipuan.
Selain itu, ia menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan PMI, dan mengimbau agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm saat mengendarai sepeda listrik.
Arif juga mengingatkan agar para PMI tidak terlibat dalam perkelahian antar organisasi pencak silat, yang dapat berujung pada pemulangan.
Ia juga mengingatkan yang terlibat perkelahian dan terekam dalam CCTV dapat dipulangkan ke Indonesia.
Baca Juga: Imigrasi Singkawang deportasi dua WNA asal Malaysia
"Bila ada masalah hendaknya dapat diselesaikan sesuai mekanisme. Bisa menghubungi saluran pengaduan 1955 maupun bisa juga kami KDEI Taipei bisa bantu untuk penyelesaiannya. Olehnya itu bila ada masalah jangan kabur atau meninggalkan pasiennya," ujar Arif.
Ia juga memastikan bahwa kenaikan gaji formal sebesar NTD 28.590 diharapkan telah sesuai, agar PMI mengecek gajinya, sedangkan kenaikan gaji informal sedang dalam proses. Di akhir sambutannya, Arif menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa dan memohon maaf lahir dan batin.
Acara Tabligh Akbar ini dimeriahkan dengan penampilan seni budaya reog Ponorogo dan tarian tradisional Indonesia lainnya.
Puncak acara adalah siraman rohani dan motivasi dari K.H. Ahmad Anwar Zahid, yang memberikan semangat baru bagi para PMI di Taiwan.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



