
Barang PMI Masih Ada yang Tertahan, Ini Kata Kepala BP2MI
VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kepala Badan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menerima kunjungan dari Zainul Arifin dan Perusahaan Jasa Titipan (PJT) dari Semarang, Jawa Tengah di Kantor BP2MI, senin (29/04/2024).
Pada kesempatan tersebut, Benny Rhamdani menyampaikan hasil rapatnya mengenai barang pekerja migran Indonesia (PMI) yang tertahan.
“Saya sudah sampaikan hasil Rakor bersama Menko Perekonomian yang dilaksanakan Selasa, 16 April 2024,” ujar Benny, dikutip dari akun X, Senin (29/04/2024).
Benny menjelaskan bahwa kewenangan mengembalikan barang milik Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tertahan di gudang adalah Domainnya Bea Cukai.
Menurut Kepala BP2MI adanya keputusan mengenai barang milik PMI harus segera ditindaklanjuti.
Baca Juga: KJRI Jeddah Ingatkan PMI Tak Asal Teken Dokumen
Namun menurut Benny, hingga saat ini belum ada tindaklanjut apapun dari pihak terkait.
“Ironisnya, sampai saat ini proses implementasinya belum jalan. Saya minta Sestama BP2MI untuk agendakan rapat lagi bersama Bea Cukai untuk barang-barang milik PMI yang tertahan ini,” jelas Benny.
Benny menambahkan bahwa PJT agar mencari solusi dan tukar informasi mengenai masalah yang terjadi di lapangan.
“Barang-barang kiriman milik PMI di Tanjung Emas Semarang, dan Surabaya seharusnya segera diberikan ke PMI. Pihak PJT dalam kesempatan ini saya berikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan usulan, apa yang telah dilakukan, perbaikan, persoalan yang dihadapi untuk kita carikan solusinya demi PMI,” pungkas Benny Rhamdani.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



