
Bareng PMI, KBRI Singapura Peringati Hari Migran Internasional

VOICEIndonesia.co, Singapura - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura menyelenggarakan temu Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam rangka perayaan Hari Migran Internasional, Minggu, 19 Desember 2023.
Dalam kegiatan tersebut, KBRI Singapura bekerja sama dengan Kepolisian Singapura (SPF) untuk memberikan penyuluhan waspada penipuan.
Bertempat di Ruang Nusantara, Dubes RI Singapura Suryo Pratomo menyapa lebih dari 300 PMI yang hadir.
Dalam sambutannya, Dubes menyampaikan bahwa kontribusi pekerja migran terhadap perekonomian Singapura cukup signifikan.
Berkat kehadiran rekan pekerja rumah tangga domestik, perempuan Singapura dapat bekerja dan menyumbang sekitar USD 2.6 miliar ke perekonomian Singapura.
"Di Indonesia, data remitansi sumbangan devisa PMI Singapura ke Indonesia pada tahun 2022 mencapai USD 607 juta. Dubes mengimbau kepada PMI yang hadir untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengisi hari libur dengan kegiatan yang bermanfaat, menghormati dan menaati peraturan Singapura, dan terus menjaga nama baik Indonesia," tulis laporan dari Kementerian Luar Negeri.
Baca Juga: Bareskrim Polri Dalami Laporan dari BP2MI Terkait Lima Orang Diduga TPPO
Dalam kegiatan tersebut, SPF memberikan penyuluhan waspada penipuan (scam alert) kepada PMI agar selalu waspada dan memeriksa dengan baik SMS atau pesan yang diterima melalui aplikasi WhatsApp yang dapat mengarah kepada penipuan, hal ini termasuk kepada penipuan donasi ke kelompok terorisme.
SPF juga menyampaikan agar PMI menjaga ketertiban umum dan memperhatikan peraturan Public Order Act (PoA) di Singapura.
Hadir juga sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Petugas Pemilih Luar Negeri (PPLN) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Singapura yang memberikan paparan serba serbi Pemilu di Singapura yang akan diselenggarakan pada 11 Februari 2024 di KBRI Singapura.
Paparan Atase Keuangan KBRI Singapura tentang sosialisasi aturan terbaru barang kiriman PMI yakni PMK 141/2023 tentang Ketentuan Impor Barang Pekerja Migran Indonesia.
Dengan estimasi sekitar 140 ribu PMI, Singapura menjadi salah satu negara penerima PMI terbesar. Jumlah ini didominasi pekerja rumah tangga (domestic worker).
KBRI Singapura saat ini tengah mendorong diversifikasi pengiriman tenaga kerja dengan mengirimkan pekerja terampil ke Singapura.
Sejak bulan Juni 2023, didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, sebanyak 60 perawat lulusan D3 dan S1 telah bekerja di sejumlah RS milik Pemerintah Singapura.
Diharapkan, jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya kebutuhan Singapura terhadap tenaga kerja terampil, terutama di sektor kesehatan.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



