
BP2MI Sambangi Keluarga Korban TPPO ke Dubai di Cianjur
Cianjur - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani menyambangi keluarga Ida (38) yang menjadi korban perdagangan orang ke Dubai, di Kampung Pasir Layung, Desa Babakansari, Kecamatan Sukuluyu, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (11/7/2023).
Kasus tersebut terungkap berawal dari viralnya video dua anak Ida yakni Herawati (15) dan Muhammad (11) meminta pemerintah Indonesia membantu memulangkan ibunya dari Dubai.
Dalam kunjungan itu, Benny memastikan kepada dua anaknya bakal mengurus proses pemulangan ibunya dari Dubai ke Indonesia dalam keadaan selamat.
"Tentu kedatangan kami ke sini untuk bersilaturahmi kepada keluarga Ibu Ida, dan tentu kami juga ingin memastikan bahwa negara memang hadir untuk rakyatnya, kita sudah berkordinasi dengan pihak KBRI untuk memulangkan ibu," kata Benny.
Benny mengatakan, bahwa kunjungan kepada rumah untuk memberikan penguatan kepada keluarga korban dan dua anaknya. "Kami datang ke sini untuk melihat kondisi keluarga, alhamdulillah dalam keadaan baik," ucapnya.
Benny menegaskan, bahwa negara tidak pernah tinggal diam memberikan perlindungan utuh kepada Pekerja Migran Indonesia. Hal tersebut merupakan perintah tegas dari Presiden Joko Widodo (Jokow) untuk melindungi anak bangsa.
"Negara tidak pernah kalah melawan sindikat penempatan ilegal dan masyarakat juga harus diedukasi bahwa segala resiko berangkat tidak resmi itu apa," ucapnya.
Benny menyebut Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa diberikan toleransi. Bahkan, dia menyatakan perang semesta dengan para sindikat.
"Negara tidak pernah takut untuk melawan sindikat, saya selalu katakan bahwa ini perang semesta," tegasnya.
Benny menuturkan dalam gugus tugas TPPO yang dipimpin oleh Menko Polhukam, Mahfud MD, dirinya mengusulkan empat langkah dalam mencegah penempatan PMI ilegal.
"Pertama sosialisasi, secara pasif diseminasi informasi, secara aktif pencegahan yang progresif dilakukan lintas kementerian dan lembaga pusat, terakhir adalah penegakan hukum yang repolutif, tanpa mengenal siapapun," tandasnya.
Selain itu, Benny menyebut satu pelaku terduga berinisial M yang memberangkatkan Ida sudah berhasil ditangkap oleh Polres Cianjur. Dia memastikan pelaku akan diproses hukum yang berlaku.
"Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan apakah ada pelaku lain atau korban selain dari Ida, kami berharap pelaku ini membuka siapa yang membekingnya, karena kita yakin kejahatan kemanusiaan tidak dilakukan sendiri," imbuhnya.
Sementara itu, Suryana (48) suami dari Ida menyampaikan terimakasih kepada Benny Ramdhani karena telah membantu proses pemulangan istrinya ke Indonesia.
"Kami di sini bertimakasih kepada pihak yang telah membantu istri saya pulang ke Indonesia yang ditahan oleh majikannya, terutama BP2MI dan lainnya, dan telah mengjungi kami jauh-jauh ke Cianjur,'' tuturnya.
Dalam kunjungan itu Benny turut didampingi, Sekretaris Utama BP2MI, Renardi, Kepala Biro Hukum dan Humas, Hadi Wahyuningrum, Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah, Brigjen Pol Dayan Victor Imanuel Blegur.
Kemudian, Kepala Biro Keuangan dan Umum, Indra, Kepala BP3MI Jawa Barat, Kombes Pol Mulia Nugraha dan Perwakilan dari Kemenlu.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



