
BP2MI Sebut Ada Potensi Penambahan Sektor Penempatan PMI ke Jerman

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan terdapat potensi penambahan sektor konstruksi untuk diisi olehĀ pekerja migran Indonesia (PMI) di Jerman dalam penempatan yang dilakukan oleh BP2MI.
Ditemui media usaiĀ pelepasan PMI di Jakarta, Senin (13/05/2024) Kepala BP2MI Benny mengatakan sudah membahas perluasan sektor konstruksi untuk penempatan pekerja migran dengan pihak Jerman dalam kunjungannya ke negara itu pada awal Mei ini.
"Bahkan merekaĀ challengeĀ bagaimana kalauĀ technical agreement-nya bisa ditandatangani paling lambat bulan Juli, saya perintahkan staf mempersiapkan segala sesuatunya. Artinya, yang ke Jerman punya pilihan, tidak hanya perawat tapi juga untuk konstruksi," ujar Benny.
Meski belum membahas secara rinci mengenai teknis penempatan, dia mengatakan para tenaga kerja Indonesia memiliki kesempatan untuk mendapatkan gaji yang tinggi di Jerman per bulan menyesuaikan dengan upah dasar negara tersebut.
Dia menyinggung bahwa masih terjadi kesenjangan antara pendaftar dan PMI yang diterima untuk bekerja di Jerman.
Baca Juga: Kemenhub Minta PO Rutin Lakukan Uji Kelaikan Jalan Bus
Menurut data BP2MI pada 2023, terdapat 84 PMI yang ditempatkan oleh BP2MI dalam skema kerja sama antar pemerintah atauĀ government to governmentĀ (G to G) untuk posisi perawat.
Menurutnya, salah satu tantangan dalam peningkatan penempatan PMI ke Jerman adalah persyaratan bahasa, yakni dibutuhkan sertifikat bahasa level B2 untuk dapat bekerja di Negeri Panzer itu.
"Kemarin kita bernegosiasi dengan GIZ bagaimana jika diturunkan levelnya A1 atau A2 untuk B1 dan B2 cukup dilakukan di Jerman sambil dia bekerja. Artinya, dengan modal A2 dia bisa ke Jerman kemudian dia bisa bekerja mengisi kekosongan jabatan dan sektor yang dibutuhkan oleh Jerman dan itu sedang dinegosiasikan," kata Benny.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
ā ļø Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



