
BP2MI : Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Masa Pandemi
VOICEINDONESIA,BANDUNG - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Jawa Barat (Jabar) menyelenggarakan kegiatan capacity building bagi seluruh pegawai di lingkungan UPT BP2MI Wilayah Jabar, Bandung. Peserta menerima pelatihan untuk meningkatkan pelayanan kepada publik dan peningkatan kapasitas diri.
Kegiatan bertema Peningkatan Kualitas Petugas Pelayanan di Masa Pandemi, Sinergi dan Aksi dalam Lindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI), dilakukan selama dua hari di Sari Ater Hotel & Resort, Subang, Jawa Barat dari Kamis hingga Jumat (2-3/12).
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani turut hadir memberikan evaluasi, saran, dan masukan kepada pegawai di lingkungan UPT BP2MI Wilayah Jabar. Benny ingin seluruh pegawai untuk berkunjung ke Command Center BP2MI sebagai salah satu perwujudan dari 9 Prioritas Program BP2MI yang keempat, yaitu Modernisasi Sistem Pendataan Secara Terintegrasi.
“Kita sekarang sedang on the track, mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi lompatan ke depan dalam standarisasi kantor. Kita menginginkan agar kantor-kantor UPT BP2MI memiliki aksen-aksen BP2MI, segalanya diseragamkan, tetapi jangan menutup kreativitas masing-masing daerah,” ungkap Benny.
Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika, Agustinus Gatot Hermawan, mengapresiasi kegiatan capacity building ini. Ia menekankan agar setiap UPT BP2MI dapat menciptakan inovasi-inovasi untuk mempermudah berbagai pelayanan bagi PMI.
“Layani PMI dengan baik! Perlakukan mereka sebagai pahlawan, karena PMI adalah salah satu penghasil devisa terbesar kedua setelah sektor migas,” tegas Gatot.
Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi BP2MI, Sri Andayani melanjutkan acara dengan pemaparan materi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia, Implementasi Core Value BerAKHLAK, serta Merit System dalam Undang-Undang ASN.
Diikuti dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) tentang Pemberian Kenaikan Pangkat Pengabdian, Pemberhentian, dan Pemberian Pensiun dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai batas usia pensiun.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Subang, Yeni Nuraeni yang berharap agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui capacity building ini dapat memperkuat sinergi dan meningkatkan pelayanan serta pelindungan BP2MI. Terutama untuk masyarakat di masa pandemi, khususnya bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan PMI.
Sengatan panasnya matahari tidak menyurutkan antusiasme para peserta capacity building di hari kedua, karena kegiatan dikemas dalam bentuk simulasi permainan luar ruangan (outdoor), memadukannya dengan unsur olah raga, sehingga para peserta terlibat langsung secara kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Kegiatan ditutup oleh Kepala BP2MI dengan pemberian penghargaan untuk pegawai UPT BP2MI Wilayah Jabar yang terpilih sesuai dengan kategori yang telah ditentukan. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



