
BP3MI DKI Jakarta Gelar Pelatihan Kewirausahaan
VOICEIndonesia.co,Jakarta - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta menggelar Pelatihan Kewirauaahaan Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya Angkatan I Tahun 2024 di Rizen Padjajaran Hotel Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari pada tanggal 6 s/d 9 Agustus 2024.
Dibuka oleh Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Polisi Duhri Akbar Nur, pelatihan ini diikuti oleh dua puluh orang Purna Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya dari beragam negara penempatan. Terdapat 15 orang peserta yang berasal dari negara penempatan kawasan Asia dan Afrika serta 5 orang dari negara penempatan Eropa dan Timur Tengah.
Hadir mengisi kegiatan ini diantaranya Kepala Seksi Transmigrasi dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta dengan membawakan materi sinergitas pemberdayaan bagi Purna Pekerja Migran Indonesia/Tenaga Kerja Mandiri, dilanjutkan materi inspirasi wirausaha yang disampaikan oleh Muslimah, tenaga profesional sekaligus wirausaha yang tergabung dalam PERWIRA karena dirinya juga merupakan salah satu Purna Pekerja Migran Indonesia.
Baca Juga : Imigrasi Nunukan Terima Dua PMI Non Prosedural
Selain kedua materi tersebut, edukasi keuangan juga akan diperoleh peserta kegiatan melalui materi yang disampaikan pihak perbankan. Materi motivasi dan jaringan usaha melalui konten video disampaikan oleh Wartono, seorang konten kreator yang aktif.
Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Polisi Duhri Akbar Nur dalam pembukaan kegiatan menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk pelindungan kepada pahlawan devisa pada masa setelah bekerja.
"Program pemberdayaan ini merupakan salah satu bentuk pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia yang telah pulang ke Indonesia. Harapannya, para peserta ini mendapatkan ide usaha, jaringan usaha, akses usaha baik perijinan permodalan dan lain sebagainya", katanya, pada Selasa (6/8/2024)
Untuk teori dan praktek kewirausahaan, para peserta akan diberikan pelatihan kuliner. Beragam makanan seperti aneka kue, Moci, dan ayam crispy akan menghiasi pelatihan kali ini. Tidak hanya ragam makanan, peserta juga akan dilatih membuat minuman cokelat kemasan. Teori dan praktek kewirausahaan ini disampaikan oleh tenaga profesional yang memiliki usaha cafe dan kopi yakni Indra Rusliawan.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



