VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

BP3MI Fasilitasi Pemulangan Abu Jenazah PMI dari Taiwan

Afifah - VOICEIndonesia.co
BP3MI Fasilitasi Pemulangan Abu Jenazah PMI dari Taiwan
BP3MI Fasilitasi Pemulangan Abu Jenazah PMI dari Taiwan

VOICEINDONESIA.CO, Surakarta - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten memfasilitasi pemulangan abu jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Maria Setiawati yang tiba di terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (14/12/2024).

Diketahui Almarhumah PMI Maria sebelumnya bekerja sebagai Caregiver di Taiwan.

Berdasarkan Brafaks dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan, Almarhumah Maria meninggal dunia dalam perawatan sakit pendarahan otak pada 7 November 2024.

Baca Juga: Menaker Pastikan PPN 12 Persen Tidak Abaikan Pelindungan Pekerja

Pada tanggal 8 Desember 2024, telah dilaksanakan proses kremasi jenazah Almh. Maria di Rumah Duka Taiwan.

Dilansir dari laman KP2MI, Abu jenazah almarhumah maria diterima langsung oleh BP3MI Banten yang kemudian dibawa ke kampung halamannya di Surakarta, Jawa Tengah dan diserahkan kepada pihak keluarga yaitu Ibu Pontjo Aswati Ningsih, Kakak Ipar dari Almarhumah Maria Setiawati.

Kepala BP3MI Banten, Budi Novijanto menyatakan, BP3MI Banten sebagai tangan kanan dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Provinsi Banten akan tetap berusaha melayani pemulangan Jenazah PMI baik prosedural maupun nonprosedural.*

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#BP3MI#PMI#TAIWAN
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.