VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Budaya Kerja Transformatif Dinilai Jadi Pondasi Hubungan Industrial Yang Sehat

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Budaya Kerja Transformatif Dinilai Jadi Pondasi Hubungan Industrial Yang Sehat
Budaya Kerja Transformatif Dinilai Jadi Pondasi Hubungan Industrial Yang Sehat
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menilai budaya kerja transformatif sebagai pondasi hubungan industrial yang sehat. Menurutnya budaya ini lahir dari keharmonisan antara buruh dan pengusaha. “Kalau hubungan industrial harmonis, maka akan tercipta budaya kerja yang transformatif, di mana buruh dan pengusaha dapat membentuk tim kerja yang luar biasa,” ujar Yassierli dalam keterangan di Jakarta, Jumat (8/8/2025). Menurutnya, banyak masalah ketenagakerjaan muncul karena belum terciptanya relasi kerja yang ideal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan kemajuan industri. Baca Juga: Menaker Yassierli Tinjau Langsung Penyaluran BSU 2025 di Makassar “Mereka memiliki visi bersama. Istilah kita itu buruh sejahtera, industrinya kuat dan maju. Core-nya ini culture,” jelasnya. Baca Juga: Menaker Minta Pelatihan Vokasi Diarahkan pada Triple Skilling Ini Yassierli juga menyampaikan bahwa kestabilan hubungan industrial merupakan salah satu indikator utama dalam menarik investasi, karena menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#Hubungan Industrial#KEMNAKER#Kerja transofmatif
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.