
Diduga Jadi Korban TPPO, Dede Asia Asal Karawang Minta Bantuan KBRI Namun Tak Direspons

Jakarta – Diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Dede Asia dari Karawang minta bantuan untuk dipulangkan.
Sebelumnya Dede Asia dijanjikan bekerja di Turki dengan gaji 600 USD atau setara dengan Rp9 juta.
Namun naasnya, Dede Asia malah dibuang ke Suriah bahkan dijual dengan harga 1200 USD selama empat tahun.
“Di Suriah saya dijual 12 ribu dollar, empat tahun tanpa sepengetahuan saya. Saya tahunya dari mana? Dari majikan saya harus kerja disini empat tahun karena saya ini mahal 12 ribu dollar, ungkap Dede Asia di video yang diterima VOICE Indonesia, Selasa (28/03).
Sambil menangis, Dede Asia mengatakan bahwa dirinya mengalami sakit perut karena baru saja menjalani operasi cesar.
“Saya diistirahatkan seminggu dua minggu lalu dijual lagi, lalu perut saya sakit lagi karena pekerjaannya memang sangat berat,” kata Dede Asia.
Dede menjelaskan bahwa dirinya tidur jam 2 malam lalu bangun jam 6 atau 7 pagi.
Sebelumnya Dede sudah menghubungi pihak KBRI, namun tidak ada yang meresponsnya.
“Disini saya udah ngehubungin KBRI tapi KBRI tidak ada tindakan jadi saya bingung mau lapor ke siapa,
“Saya cuman mengeluh ke suami saya tapi suami saya udah bolak balik ke polres sana sini ngabisin uang untuk nolongin saya, tapi belum ada pertolongan dari siapapun,
“Tolong bantu saya, saya ingin pulang perut saya sakit,” kata Dede Asia sambil menangis tersedu-sedu.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



