
Digelar Dua Hari, Ini Tujuan Kongres SBMI ke-VII

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) laksanakan Kongres ke-VII di Gedung Asrama Haji, Jakarta Timur, selama dua hari, 4 - 5 Desember 2023.
Kongres-VII SBMI dengan tema "Memperkuat Akar Gerakan Buruh Migran dan Keluarganya Dalam Melawan Penindasan Melalui Penindasan Lintas Sektor" ini dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah.
"Pemerintah, lembaga dan stakeholder tetap harus bekerjasama dalam implementasi kebijakan terkait buruh migran," kata Ida Fauziyah.
Konferensi Nasional ini dilaksanakan dalam serangkaian agenda pra-kongres VII SBMI sebagai mandat tertinggi organisasi.
Adapun yang berhadir di pembukaan konferensi nasional adalah seluruh anggota SBMI dari Aceh sampai Flores Timur dan perwakilan DPLN SBMI Malaysia sampai Timur Tengah sebanyak seribu orang, kementerian dan lembaga terkait, serta jaringan nasional dan jaringan regional masyarakat sipil.
Konferensi nasional ini dibuka oleh kata pengantar oleh ketua panitia, Juwarih, beliau menyampaikan bahwa harapan dari tema ini adalah terwujudnya kesejahteraan dan para anggota tetap menjaga harapan untuk perjuangan SBMI.
Baca Juga: Menaker Minta Dukungan SBMI, Siapkan CPMI Terverifikasi
Konferensi ini dilaksanakan dengan berbagai tujuan, diantaranya:
Menarik pembelajaran konsolidasi perjuangan lintas sektor penyebab terjadinya migrasi paksa (forced migration) dengan menggali kekuatan dan tantangan yang dihadapi;
Memperluas solidaritas perjuangan buruh migran dengan pendekatan lintas sektor untuk menemukenali faktor pendorong migrasi keluar negeri demi terwujudnya kedaulatan buruh migran dan keluarganya;
memperkuat konsolidasi inisiatif kolektif lintas sektor, muncul sebagai gerakan dan perjuangan dari bawah;
Adanya rumusan strategi program gerakan BMI dan keluarganya dalam melawan pemiskinan dan penindasan.
Adanya dokumen komitmen bersama dari lintas sektor untuk terwujudnya gerakan melawan pemiskinan dan penindasan buruh migran dan keluarganya.
Lintas sektor yang dimaksudkan dan ditujukan dalam tema konferensi dan kongres pun untuk mengkonsolidasikan gerakan lintas sektor baik dalam internal buruh migran dan sektor eksternal yang mempengaruhi buruh migran untuk bermigrasi dan bekerja sebagai buruh migran.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



