
Dijanjikan Ke Timur Tengah, Begini Cerita Salah Satu CPMI yang Diamankan Kemenaker

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Salah seorang dari 59 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang diamankan kementerian tenaga kerja (Kemenaker) mengungkap perihal dirinya yang terbuai iming-iming bekerja ke Timur Tengah yang belakangan diduga akan diberangkatkan secara ilegal oleh pihak tertentu.
Dari pengakuannya, ia berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), tergiur untuk ikut pihak yang menjanjikan bekerja di Timur Tengah karena iming-iming gaji besar dan fasilitas gratis untuk biaya seluruh proses pemberangkatan.
" Saya ketemu dijalan, dikasih uang 3 juta sama sponsor (pihak yang mengajak bekerja), kemudian di tes kesehatan di salah satu tempat di Lombok, terus dibawa ke penampungan" terang AR saat di wawancara di Podcast Voice Indonesia (4/1).
Lebih lanjut, AR juga mengungkapkan telah selesai mengurus paspor sesaat sebelum ikut diamankan oleh petugas dari Kemenaker karena dugaan akan diberangkatkan secara ilegal ke Timur Tengah
"Pas digrebek itu saya dan sponsor saya pergi pasporan, di Cilegon, jauh perjalanan tiga jam," terang wanita yang baru pertama kalinya akan berangkat ke luar negeri tersebut.
Seperti diketahui, kementerian tenaga kerja (Kemenaker) mengamankan 59 orang yang diduga akan diberangkatkan ke beberapa negara Timur Tengah sebagai calon pekerja migran Indonesia (CPMI) secara ilegal.
Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan (Direktorat Binariksa) Kemnaker, Yuli Adiratna mengatakan praktek pemberangakatan tenaga kerja ke negara Timur Tengah yang saat ini dilarang pemerintah tersebut bahkan telah memiliki indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).(red)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



