
Dikirim Secara Ilegal ke Arab Saudi, Wanita Asal Bandung Ini Minta Bantuan ke Pemerintah

Jakarta – Fitria Andriani binti Komarudin wanita asal Bandung meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk memulangkannya ke Tanah Air.
Wanita berusia 23 tahun itu mengaku telah dikirim ilegal ke Arab Saudi oleh seorang pria yang bernama Akrom.
“Dikirim dengan bapak Agung secara ilegal, dan saya minta bantuan kepada bapak pemerintah Indonesia agar dapat membantu saya pulang ke Indonesia karena saya tidak sanggup lagi bekerja di sini,” kata Fitria Andriani dari video yang diterima VoiceIndonesia.co, Rabu (24/05/23).
Fitria Andriani juga tidak mendapatkan perlakuan yang wajar dari majikannya sehingga ia ingin kembali ke Indonesia.
“Saya diperlakukan secara tidak wajar sama majikan saya, saya trauma, saya ingin pulang ke Indonesia, saya tidak sanggup lagi bekerja disini, jadi saya sangat-sangat memohon bantuan kepada bapak pemerintah,” kata Fitria.
Sebelum Fitria Andriani, ada dua orang wanita yang mengaku juga dikirim ilegal ke Arab Saudi.
Saat ini jumlah data yang diterima VoiceIndonesia.co ada tiga orang wanita yang mengaku dikirim ilegal ke Arab Saudi dan meminta bantuan ke pemerintah di Indonesia untuk memulangkannya
Dua diantaranya bernama Nursiah (40th) binti Jamaludin asal Majalengka dikirim oleh PT Almatar dan Nuryani Anggraeni (23th) asal Karawang yang dikirim oleh Akrom.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



