VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Ditjen Binwasnaker Surati VFS Tasheel Terkait Temuan Adanya Rekam Biometrik di Gedung Dirgantara

Redaksi - VOICEIndonesia.co
Ditjen Binwasnaker Surati VFS Tasheel Terkait Temuan Adanya Rekam Biometrik di Gedung Dirgantara
Ditjen Binwasnaker Surati VFS Tasheel Terkait Temuan Adanya Rekam Biometrik di Gedung Dirgantara

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Menindak lanjutin Hasil Sidak isnspeksi mendadak (sidak)  Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Dan Keselamatan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker & K3) atas  keberhasilan menggagalkan dugaan 59 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang akan diproses untuk diberangkatkan ke Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Qatar, dan UEA.

Pada hari selasa 21 Desember 2021 Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Dan Keselamatan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker & K3) sudah melayangkan surat permohonan data atas temuan dari hasil Sidak ke Pimpinan Perusahaan Visa Facilitation Services ( VFS ).

Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagkerjaan Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia , Yuli Adiratna membenarkan bahawa pihak Ditjen Binwasnaker & K3 sudah berkirim surat guna untuk menindaklanjuti hasil sidak yang berhasil menggagalkan dugaan 59 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) illegal namun ia tidak memberi batas waktu.

“Siang juga mas, kami masih menunggu respon atas surat tersebut mas. Tks, Iya mas memang tidak ada batas waktu yang kita buat, kami berprinsip bahwa perusahaan memiliki prinsip good corporate governance,” Kata Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagkerjaan ,Kemnaker RI ,Yuli Adiratna saat di konfirmasi Rabu (19/12/2021)

Lebihlanjut Yuli Adiratna mengatakan bahwa ia belum ada komunikasi dengan pimpinan perusahan Visa Facilitation Services ( VFS ) dan ia belum mengetahui persis apakah perusahaan tersebut bagian dari Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA).

“kita sampai sekarang blm ada komunikasi dg pimpinan perusahaannya. Kami juga belum tahu persis apakah perusahaan tersebut bagian dari KBSA atau tidak?,” tambah Yuli Adiratna

Berdasarkan hasil Investigasi tim Redaksi VOICE Indonesia bahwa ada dua orang bertanggung jawab atau utusan dari Perusahaan Visa Facilitation Services ( VFS ) yang beralamat di edung Graha Dirgantara, Jl. Raya Protokol Halim Perdanakusuma No.8, RT.7/RW.9, Halim Perdana Kusumah, Jakarta.

Diduga Dua orang tersebut HD dan TT adalah  orang  kepercayaan Perusahaan Visa Facilitation Services ( VFS ) informasi sementara bahwa mereka diduga kuat anggota TNI aktif ,tim redaksi sudah mencoba menghubungi dua orang tersebut melalaui pesan singkat whatsapp sampai berita ini di naikkan belum ada respon apapun dari pihak yang bersangkutan. (red)

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#CPMI#Ditjen Binwasnaker & K3#indonesia#KEMNAKER#pekerja migran indonesia#PMI#sidak#tki
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.