VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Dua Bulan di Taiwan, PMI ini Kena PHK

Afifah - VOICEIndonesia.co
Dua Bulan di Taiwan, PMI ini Kena PHK
Dua Bulan di Taiwan, PMI ini Kena PHK

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan terkena PHK sebelah pihak.

PMI bernama Diego dipecat karena alasan tidak bisa bekerja. Di Taiwan sendiri, Diego bekerja sebagai pembuat batu bata.

"Kerjanya sesuai di pabrik Bata, diputus kontrak gara-gara sering dilaporin sama mandor, mandornya orang Indonesia karena katanya nggak bisa kerja, kayaknya mau nggeser gitu," jelas Diego, dikutip VOICEINDONDESIA.CO, Rabu, (4/2/2025).

Baca Juga: KP2MI Cegah 7 CPMI Non Prosedural ke Oman-Qatar

Selain alasan tidak bisa bekerja, Diego diadukan oleh mandor karena terkena mata rabun jauh.

Sebelum terkena PHK, Diego, disuruh untuk menandatanganin surat pengunduran diri.

"Tiba-tiba aja sore dikabarin, mas besok ketemu majikan. Besoknya dikasih kertas mas tanda tangan majikan nggak mau sama kamu," jelas Diego.

Padahal PMI sendiri meminta untuk pindah Job, namun pihak perusahaan langsung memulangkannya.

Baca Juga: Polda Jateng Ungkap TPPO Modus Pekerja Seks Komersial

Saat penempatan, Diego mengeluarkan dana sebanyak Rp61 juta.

"Biaya penempatan Rp61 tapi masuk ke PT Rp50 juta," kata Diego.

Saat Kembali ke Indonesia, pihak perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) mengembalikan Rp23 juta.

Terkena PHK sebelah pihak, Diego merasa kapok karena sudah dipulangkan sebelah pihak. Ia berharap kedepan pihak agency tidak dengan mudah memulangkan PMI ke Indonesia dan mencarikan pekerjaan lain jika diputus kontrak.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#pekerja migran indonesia#PHK#TAIWAN
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.