
Dubes RI resmikan Konsulat Kehormatan di Bulgaria

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Duta Besar RI untuk Bulgaria, Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta meresmikan Konsulat Kehormatan RI yang berkedudukan di Obzor, Burgas, Bulgaria pada Minggu (2/2).
"Penunjukan Konsulat Kehormatan (Konhor) untuk wilayah Burgas ini adalah bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia-Bulgaria, khususnya pada sektor perdagangan, investasi, sosial budaya, sektor pariwisata dan ketenagakerjaan," kata Iwan dalam siaran pers KBRI Sofia di Jakarta, Senin.
Iwan menuturkan penempatan itu sekaligus memperkuat posisi Bulgaria yang ke depannya diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan (hub) atau pintu masuk bagi produk ekspor Indonesia.
"Selain sektor perdagangan, investasi, dan sosial budaya, sektor pariwisata dan ketenagakerjaan juga akan menjadi perhatian Konhor Burgas, khususnya membuka peluang kerja bagi para pekerja migran Indonesia di sektorย hospitality", katanya.
Baca Juga : Menko Airlangga Bahas Kerja Sama dengan Emirat Arab
Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia yang diterbitkan pada 11 Oktober 2024 Ivan Dobribnov Ivanov telah ditunjuk sebagai Konsul Kehormatan wilayah Burgas.
Penunjukkan Ivan juga dikukuhkan oleh Pemerintah Bulgaria melalui keputusan Kementerian Luar Negeri Republik Bulgaria pada 13 November 2024.โโโโโโโ
Ivan, yang resmi bertugas sebagai Konsul Kehormatan (Konhor) dengan cakupan wilayah Burgas, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Indonesia sudah seperti rumah baginya.
"Komitmen saya ke depan adalah membangun kerja sama kota Burgas dengan beberapa daerah di Indonesia seperti Bali, Labuan Bajo, Papua dan Kalimantan, di mana industri pariwisata bisa disinergikan," katanya.
Selain itu, lanjut Ivan, dirinya akan mendukung program Dubes Iwan yang akan menjadikan Bulgaria sebagai hub produk ekspor Indonesia untuk masuk pasar Bulgaria dan Eropa.โโโโโโโ
Konhor Burgas, yang juga pemilik salah satu resor terbesar bintang lima di Obzor, telah lama melirik Indonesia dan berencana untuk melakukan investasi.
"Saya ingin sekali berinvestasi di Indonesia, group kami sudah siap untuk menggarap Indonesia dan anggaran untuk itu juga telah kami persiapkan, semoga bisa terealisasi tahun ini," ujar Ivan.โโโโโโโ
Ivan Dobrinov Ivanov adalah seorang pengusaha muda Bulgaria di bidang media (pemilik kantor berita Euro News), bidang pariwisata, serta memiliki pabrik industri di Bulgaria.
Diketahui bahwa Burgas adalah provinsi keempat terbesar setelah Sofia. Provinsi itu terbentang sepanjang garis pantai semenanjung Laut Hitam yang memiliki pelabuhan internasional yang dipersiapkan untuk memenuhi koridor transportasi yang terintegrasi sesuai dengan ketentuan Uni Eropa.
Selain sebagai kota perdagangan, Burgas juga merupakan salah satu tujuan wisata bagi warga Balkan, Eropa dan lainnya, di mana ketika musim panas tiba, kota-kota di wilayah Burgas seperti Nisebar dan Obzor dibanjiri turis dari berbagai negara, demikian mengutip siaran pers KBRI Sofia. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
โ ๏ธ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



