
DWP BP2MI Berikan Bansos pada Anak PMI

VOICEINDONESIA,BALI - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan bantuan sosial (bansos) kepada anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang ditinggal orang tuanya bekerja ke luar negeri, di Tetamian Spa Bali, Kamis (04/11).
“Baksos ini merupakan wujud apresiasi BP2MI kepada anak-anak para pahlawan devisa. Harapannya semoga anak-anak PMI dapat terus giat belajar dan Insya Allah bisa menjadi sukses dan orang tuanya akan menjadi saksi dari keberhasilan mereka tentunya,” ujar Penasehat DWP Pusat, Srita Benny Rhamdani.
BACA JUGA :
Gelar Sharing Session, Kepala BP2MI: Saya Ingin Mengajak Semua Kerja “Berlari”
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, BP2MI Gelar Rakornis dengan Stakeholder Terkait
Srita mengatakan seperti yang diketahui, pelindungan PMI tidak hanya dikhususkan bagi PMI. “Apalagi bagi kami sebagai seorang istri dan ibu, pelindungan juga harus menyentuh hingga anak-anak PMI dan keluarganya. Maka itu kami khusus berkunjung ke Bali karena ingin bersama-sama bertemu dengan anak-anak PMI,” jelasnya.
Ketua DWP Pusat, Rini Gatot menerangkan, baksos ini diselenggarakan untuk membantu anak-anak PMI dalam kelancaran pendidikannya.
“Kami mengapresiasi kepada orang tua PMI yang saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi bagi anak-anak dan keluarganya,” papar Rini.
Penyerahan baksos ini sekaligus menjadi kunjungan DWP Pusat BP2MI ke Tetamian Spa, yang merupakan usaha Spa yang dirintis oleh beberapa PMI Purna asal Bali. DWP Pusat BP2MI juga bertemu dengan PMI Purna bernama Ida Ayu Kartika, yang telah sukses menjalani usaha Spa di daerah asalnya.
“Saya pernah bekerja di luar negeri secara legal selama 10 tahun sebagai Spa Therapis, yakni 1,5 tahun di Turki dan 8,5 tahun di Cyprus. Pada tahun 2018, saya memutuskan pulang ke Bali dan sekarang memiliki usaha Spa di Tabanan,” papar Ida.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah Hadi Wahyuningrum, para anggota DWP Pusat, perwakilan UPT BP2MI Wilayah Denpasar, serta perwakilan P3MI di Bali.**
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



