
CELIOS: Tak Ada PHK Pasca Akuisisi Itu Bohong

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Nailul menilai pernyataan TikTok yang menyebut pengurangan pegawai sebagai penataan organisasi bukan PHK hanyalah eufemisme belaka.
"Jika ada petinggi perusahaan yang mengatakan tidak akan ada PHK setelah akuisisi, itu mereka lagi berbohong," kata Nailul kepada VOICEINDONESIA.CO, Selasa (7/7/2026).
Nailul menjelaskan perbaikan organisasi setelah akuisisi selalu berujung pada penggabungan unit kerja yang sama dan seleksi siapa yang bertahan dan siapa yang harus pergi.
"Termasuk dengan TikTok yang menyatakan bukan PHK melainkan penataan organisasi, perbaikan organisasi setelah akuisisi ya mempunyai arti bahwa akan ada penggabungan unit kerja yang sama," ujarnya.
Dalam proses tersebut perusahaan akan memilih mana karyawan yang bertahan dan mana yang harus angkat kaki demi efisiensi biaya operasional.
"Mana yang bertahan, mana yang angkat kaki, mereka pasti berpikir efisiensi dengan melakukan perampingan organisasi," katanya.
Nailul menegaskan kondisi keuangan perusahaan juga menjadi salah satu pemicu PHK terutama perusahaan global dengan beban biaya tinggi. Ketika perusahaan harus untung maka pengurangan beban menjadi pilihan utama.
"Salah satu yang saya lihat juga kondisi keuangan perusahaan menjadi salah satu trigger adanya PHK, apalagi perusahaan global dengan beban biaya yang tinggi," tegasnya.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



