
Empat Bulan Kerja di Taiwan, PMI Dipulangkan Tanpa Alasan yang Jelas

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan karena alasan yang tidak jelas. Saat meminta penjelasan ia hanya diberi tahu bahwa dirinya tidak bisa bekerja.
PMI yang tidak disebutkan namanya tersebut diketahui sudah empat bulan berada di Perusahaan Logam di Taiwan.
“Tidak ada SP sama sekali. Kerjanya di pabrik logam. Kerjanya ringan tapi gitulah kayak ada orang yang nggak suka. Nggak suka saya bekerja disitu,” kata PMI, dikutip dari YouTube Faisal Soh, Senin (2/12/2024).
Sebelumnya, PMI tersebut juga sudah menghubungi pihak PT tempat ia bekerja.
Baca Juga: KP2MI Dampingi PMI Bertemu Keluarga Usai Putus Komunikasi
“Katanya suruh bertahan dulu dua minggu dicariin job tapi kurang pasti mending saya pulang aja. Agency juga tidak mencarikan job kok,” kata PMI.
Balik ke Indonesia, pihak PT menyatakan akan mengembalikan uang biaya penempatan namun tidak menjelaskan nominal.
“Pulang juga nyari tiket sendiri,” ujar PMI.
Sebelum berangkat, PMI yang pernah bekerja di pabrik logam tersebut menjelaskan bahwa PT yang memberangkatnya tidak memberikan pelatihan.
Baca Juga: Rhenald Kasali Soroti Rekrutmen dan Fenomena Strawberry Generation di Green Industrial Award 2024
“Ga ada Latihan, interview juga ga ada. Tiba-tiba diterima di job itu katanya terus berangkat, di PT cuma dikasih buku terus disuruh baca sendiri,” jelasnya.
Menurut Faisal Soh, YouTuber yang membahas tentang PMI agar Kementerian terkait memperhatikan pelatihan Bahasa kepada PMI.
Faisal Soh juga mengatakan bahwa agar pihak PT untuk bermediasi dan mengembalikan biaya dari PMI.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



