
Gelar Sharing Session, Kepala BP2MI: Saya Ingin Mengajak Semua Kerja "Berlari"
VOICEINDONESIA,BALI - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, membuka agenda Sharing Session yang diikuti oleh segenap pegawai BP2MI. Agenda yang dilaksanakan sebagai rangkaian Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) ini, digelar pada Rabu (3/11/2021) di Grand Ballroom The Stones Hotel, Bali.
“Maksud dan tujuan Rakornis ini, adalah kita ingin memperoleh pemahaman dari para narasumber eksternal, khususnya bagaimana membangun sinergi dan kolaborasi, baik penempatan maupun pelindungan bagi PMI (Pekerja Migran Indonesia). Kita juga ingin menyatukan persepsi antara unit kerja pusat dan daerah, terkait layanan penempatan dan pelindungan bagi PMI dan keluarganya,” ujar Benny.
Tak hanya itu, Benny turut mengajak segenap pegawai di BP2MI, untuk dapat bekerja dengan "berlari".
BACA JUGA :
Menaker: Penempatan PMI ke Korsel Dibuka
“Sejak saya dilantik, saya selalu katakan, saya ingin mengajak kita semua kerja dengan cara "berlari." Ini dunia dimana kita membutuhkan kecepatan dalam mengambil keputusan, juga kecepatan dalam mengeksekusi. Kalau kita tidak bisa beradaptasi dengan kondisi saat ini dengan tantangan yang sangat kompleks, di tengah beban kerja yang sangat berat, di tengah perubahan Undang-Undang yang juga membutuhkan kita melakukan terobosan-terobosan dan inovasi, maka saya pastikan kita akan tertinggal, ini zaman yang semua butuh cepat,” imbuh Benny.
Sekretaris Utama BP2MI, Tatang Budie Utama Razak, mengatakan, di tengah perubahan fundamental yang ada, urgensi kehadiran BP2MI di tengah masyarakat tetaplah tinggi.
“Kita di tengah-tengah perubahan fundamental, dan jujur harapan dari Presiden maupun masyarakat, karena BP2MI satu-satunya institusi pemerintah, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang memiliki tugas dan fungsi memberikan fasilitasi penempatan dan pelindungan,” kata Tatang.
Setelah sesi pemaparan, agenda dilanjutkan dengan dialog bersama segenap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta pegawai di lingkungan BP2MI.
Turut hadir dalam agenda tersebut, Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Pemberantasan Sindikat Penempatan Ilegal PMI, Mas Achmad Santosa; Anggota Tim Pakar Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Sindikat Penempatan Ilegal PMI, Pr. Antonius Benny Susetyo; jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama; jajaran Kepala UPT BP2MI. *
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



