
Hadiri Orientasi CPNS P2MI, Menteri Karding: Mindset Diubah, Saya Ingin Melayani Bukan Dilayani

VOICEINDONESIA.CO, Depok - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menghadiri kegiatan orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Selasa (6/5/2025).
Kegiatan tersebut digelar di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV), Depok, Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Karding menekankan pentingnya peran CPNS dalam melindungi, melayani, dan memberdayakan pekerja migran Indonesia (PMI).
Baca Juga: TNI AL Gagalkan 42 Orang PMI Non Prosedural ke Malaysia
Ia menegaskan bahwa para CPNS nantinya akan langsung berhadapan dengan dinamika pelindungan terhadap PMI di lapangan.
“Ke depan, kita akan dihadapkan pada pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia, pelayanan terhadap pekerja migran Indonesia, dan pemberdayaan terhadap pekerja migran Indonesia,” ujar Karding.
Ia mengungkapkan, sekitar 80 persen PMI bekerja di sektor domestik, yang berarti mayoritas dari mereka merupakan perempuan yang bekerja di lingkungan rumah tangga.
Baca Juga: Bagun Sinergi Penempatan Pekerja Migran, KP2MI-Prefektur Mie Jepang Bahas Potensi Kerja Sama Baru
“Tidak ada sebenarnya orang yang sejak awal ingin menjadi pekerja domestik di luar negeri. Maka, panggilan kita adalah untuk melindungi, menjaga, melayani dengan sepenuh hati, dan memberdayakan mereka,” jelasnya.
Karding juga mengingatkan bahwa gaji yang diterima para ASN berasal dari pajak rakyat. Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh CPNS di lingkungan KemenP2MI memiliki kesadaran penuh untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Ini yang harus disadari. Ketika Anda bekerja, mindset kita, hati kita, harus terpusat pada melayani mereka dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Lebih lanjut, Karding mendorong perubahan pola pikir di kalangan CPNS. Ia menegaskan bahwa menjadi PNS bukan hanya tentang mencari pekerjaan atau status, tetapi tentang mengabdi dan memberi manfaat.
“Tolong, adik-adik sekalian, ubah mindset bahwa menjadi PNS bukan sekadar cari pekerjaan atau status. Ini tentang melayani, bukan untuk dilayani,” tutupnya.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



