
HIPMI Sebut WFH Tidak Cukup untuk Hemat Energi

Baca Juga : Pemerintah Larang ASN WFH di Cafe "Menjaga stabilitas harga energi dan pasokan BBM agar dunia usaha tidak menghadapi lonjakan biaya produksi," kata Anggawira. Kedua, pemerintah perlu mempercepat digitalisasi layanan mencakup perizinan, pembayaran, hingga proses ekspor impor agar roda bisnis tidak terhenti hanya karena ASN bekerja lebih fleksibel. Ketiga, pemerintah harus memberikan insentif efisiensi energi di sektor swasta seperti pengurangan pajak bagi perusahaan yang memanfaatkan PLTS atap, kendaraan listrik, shuttle bus karyawan, maupun teknologi hemat energi lainnya. Keempat, pemerintah perlu memperkuat transportasi publik dan mendorong pola kerja hibrida agar penghematan BBM memberi dampak jangka panjang dan tidak sekadar bersifat sementara. Kelima, pemerintah harus memastikan akses pembiayaan tetap longgar khususnya bagi UMKM dan sektor padat karya guna menjaga keberlangsungan usaha di tengah pelemahan ekonomi global. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



