VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Ini 5 Negara Favorit Penempatan PMI Sepanjang 2025

Afifah - VOICEIndonesia.co
Ini 5 Negara Favorit Penempatan PMI Sepanjang 2025
Ini 5 Negara Favorit Penempatan PMI Sepanjang 2025
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) mencatatkan realisasi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sepanjang tahun 2025 yang melampaui target nasional. Berdasarkan data terbaru, jumlah PMI yang diberangkatkan mencapai 296.948 orang atau 114,58% dari target awal sebanyak 259.144 orang. Dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) bersama DPR RI di Jakarta, Selasa (27/1/2026), Direktur Jenderal Penempatan KemenP2MI, Ahnas, mengungkapkan bahwa Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, dan Jepang masih menjadi lima negara tujuan utama. Baca Juga: Tak Perlu ke Bank Lagi! WNI di Taiwan Kini Bisa Bayar Paspor di Minimarket  Sektor domestik dan perawatan kesehatan (caregiver) tetap mendominasi pasar kerja internasional bagi tenaga kerja Indonesia. Guna mengimbangi tingginya angka penempatan tersebut, KemenP2MI menekankan pentingnya pelindungan preventif melalui standardisasi pelatihan dan sertifikasi kompetensi. “Standar kurikulum dan sertifikasi terus diselaraskan dengan kebutuhan pasar kerja global guna meningkatkan kesiapan, keselamatan, dan daya saing Pekerja Migran Indonesia di negara penempatan,” ujar Ahnas. Baca Juga: DPR Tegaskan Negara Harus Hadir Lindungi PMI dari Hulu ke Hilir  Selain kompetensi, aspek pengawasan menjadi fokus utama setelah KemenP2MI menerima 2.800 pengaduan sepanjang tahun 2025. Mayoritas aduan berkaitan dengan masalah pemulangan, pengupahan, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga isu keimigrasian. Merespons hal tersebut, pemerintah berkomitmen memperketat pengawasan terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) melalui sanksi administratif yang tegas. Ahnas menambahkan bahwa kunci dari peningkatan kualitas pelindungan adalah sinergi lintas instansi. “KemenP2MI terus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri dan P3MI, untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menyerap kendala di lapangan,” imbuhnya. Pilihan Redaksi: Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber  Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#DPR RI#kemenP2MI#P3MI#PMI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.