
Jalankan 9 Program Prioritas, BP2MI Bahas Program Kerja Tahun 2024
VOICEIndonesia.co,Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Indonesia (BP2MI) lanjutkan hari kedua Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun 2024 dengan pembahasan program kerja sesuai dengan 9 Program Prioritas BP2MI di Hotel Le Meridien Jakarta, Rabu (17/1/2024). Pembahasan dilakukan oleh kelompok kerja yang dibagi menjadi tiga berdasarkan kawasan dan wilayah binaannya.
Tiap Kelompok Kerja dipimpin oleh Ketua Persidangan, yaitu Deputi masing-masing kawasan. Kelompok Kerja I dipimpinan Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika, Lasro Simbolon. Kelompok Kerja II dipimpin oleh Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, A. Gatot Hermawan. Kelompok Kerja III dipimpin oleh Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah, I Ketut Suardana.
Deputi Ketut dalam pembukaan diskusi mengungkapkan bahwa Kelompok Kerja dibentuk untuk mengidentifikasi masalah untuk menyusun usulan program kerja Tahun Anggaran 2024 dengan acuan 9 (Sembilan) Program Prioritas BP2MI.
Baca Juga : BP2MI Minta Stafnya Tidak Kendur Berikan Pelayanan Terbaik Bagi PMIBP2MI Tegur keras P3MI Yang Menerapkan “overcharging” kepada PMI
"Kelompok Kerja ini akan membahas Inwards dan Outwards Looking Evaluation Tahun 2024. Hasil pembahasan ini akan menjadi Rekomendasi dan Strategi Pencapaian Agenda Prioritas Tahun 2024 Berdasarkan Inwards and Outwards Looking Evaluation," ujar Deputi Ketut.
Hal yang sama pula diungkapkan oleh Deputi Lasro dan Deputi Gatot dalam tiap-tiap kelompok kerja.
Adapun Kelompok Kerja I dengan Ketua Persidangan Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika dan peserta daerah dari BP3MI D.I. Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung, Jawa Barat, dan Sulawesi Tengah. Sedangkan peserta pusat terdiri dari Direktur di Kawasan Asia dan Afrika, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM), perwakilan Biro Hukum dan Humas, serta perwakilan Biro Keuangan dan Umum.
Baca Juga : BP2MI Tegur keras P3MI Yang Menerapkan “overcharging” kepada PMI
Untuk Kelompok Kerja II dengan Ketua Persidangan Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik dan peserta daerah dari BP3MI Bali, D.I. Yogyakarta, NTT, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Sedangkan peserta pusat terdiri dari Direktur di Kawasan Amerika dan Pasifik, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Kepala Pusat Data dan Informasi, perwakilan Biro Hukum dan Humas, serta perwakilan Biro Keuangan dan Umum.
Lalu Kelompok Kerja III dengan Ketua Persidangan Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah dan peserta daerah dari BP3MI DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Utara, NTB, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan. Sedangkan peserta pusat terdiri dari Direktur di Kawasan Eropa dan Timur Tengah, Kepala Biro Keuangan dan Umum, Kepala Biro Hukum dan Humas, perwakilan Biro SDMO, serta perwakilan PPSDM.
Selain itu, dalam pembahasan ini juga melibatkan Satgas Sikat Sindikat untuk menentukan program kegiatan selama setahun ke depan.
Masing-masing kelompok kerja membahas tiap poin substansi dari 9 Program Prioritas BP2MI dalam tiga sesi yang berlangsung selama dua hari. Di akhir sesi, tiap kelompok kerja menghasilkan rumusan hasil rakernis dalam bentuk program kebijakan. Rangkaian rakernis ini akan ditutup pada Kamis (18/1/2024). (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



